7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Presiden Joko Widodo mengandalkan PPKM Darurat untuk mengendalikan laju gelombang kedua penularan Covid-19 yang kian meninggi. Kebijakan itu resmi berlaku 3 hingga 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali, dua pulau yang mencatatkan kenaikan kasus Covid-19 tertinggi.
Untuk daerah yang tidak terkena kewajiban menerapkan PPKM Darurat, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, selaku koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, sudah membuat keputusan. Daerah di luar Jawa dan Bali tetap menerapkan PPKM Mikro seperti berjalan saat ini.
" Bagi daerah kabupaten dan kota yang tidak termasuk dalam cakupan area PPKM Darurat tetap memberlakukan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang menetapkan PPKM berbasis Mikro," ujar Luhut, Kamis, 1 Juli 2021.
Daerah non-PPKM Darurat diharuskan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan. Sehingga Covid-19 dapat dikendalikan.
" Mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19," ucap Luhut.
Dream - Pemerintah memastikan bakal menjamin ketersediaan pasokan oksigen medis selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pemerintah telah menginstruksikan produsen untuk mengalokasikan sebagian besar kapasitas produksi oksigen bagi rumah sakit.
" Terkait ketersediaan oksigen, kami sudah meminta kepada Menteri Perindustrian agar memerintahkan para produsen mengalokasikan 90 persen produksinya untuk kebutuhan medis," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dalam konferensi pers PPKM Darurat, Kamis, 1 Juli 2021.
Luhut yang ditunjuk presiden sebagai koordinator pelaksanaan PPKM Darurat juga telah meminta setiap provinsi untuk memastikan ketersediaan oksigen, termasuk pula alat-alat kesehatan dan obat-obatan.
Untuk pasokan, dia meminta Satuan Tugas Covid-19 daerah terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan. " Satgas ini agar berkoordinasi langsung dengan Menkes jika terjadi kesulitan suplai," kata Luhut.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kementeriannya akan terus merapikan tata kelola pasokan oksigen. Baik itu pada sisi pasokan (supply) maupun dari sisi permintaan (demand) agar tidak terjadi kelangkaan.
" Oksigen akan kita rapikan supply dan demand-nya untuk semua rumah sakit," kata Budi.
Dream - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengingatkan semua kepala daerah di Jawa dan Bali untuk melaksanakan PPKM Darurat yang berlaku pada 3 hingga 20 Juli 20021. Dia memberikan ancaman sanksi tegas bagi kepala daerah yang tidak menjalankannya.
" Dalam hal gubernur, bupati, wali kota, tidak melaksanakan ketentuan pengetatan aktivitas masyarakat selama periode PPKM Darurat dikenakan sanksi administrasi berupa teguran tertulis dua kali berturut-turut sampai dengan pemberhentian sementara," ujar Luhut dalam konferensi pers PPKM Darurat, disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Luhut menjelaskan, sanksi tersebut sesuai dengan Pasal 68 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Untuk sanksi lebih rinci, kata Luhut, akan diatur oleh Menteri Dalam Negeri.
" Pengaturan detailnya akan dikeluarkan melalui instruksi Mendagri," kata Luhut.
Selama PPKM Darurat, kata Luhut, aktivitas sektor non-esensial diberlakukan WFH 100 persen. Untuk sektor non-esensial boleh menerapkan WFO 50 persen dan sektor kritikal WFO 100 persen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Dream - Kondisi pandemi Covid-19 semakin mengkhawatirkan. Puncak kurva kasus positif harian terus saja meninggi bahkan mencetak rekor tertinggi baru di saat pemerintah mengumumkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Covid19.go.id mencatatkan per tanggal 1 Juli 2021, kasus positif baru muncul sebanyak 24.836 kasus dalam sehari, paling tinggi sepanjang pandemi. Total kasus positif saat ini menjadi sebanyak 2.203.108 kasus.
Jumlah kasus aktif baru saat ini bertambah sebanyak 14.458 kasus. Sehingga total pasien yang menjalani perawatan maupun isolasi kini menjadi 253.826 kasus.
Pasien sembuh hari ini bertambah sebanyak 9.874 kasus. Totalnya kini sebanyak 1.890.287 kasus.
Yang mengejutkan, angka kematian baru hari ini sangat tinggi dan tertinggi sepanjang pandemi, yaitu sebanyak 504 kasus dalam sehari. Total pasien meninggal kini menjadi 58.995 kasus.
Vaksinasi saat ini mencakup 43.808.549 jiwa. Jumlah ini baru sekitar 23,7 persen dari total target vaksinasi sebanyak 181,5 juta jiwa.
Penambahan penerima vaksin dosis pertama hari ini sebanyak 905.250 jiwa. Total penerima dosis pertama kini sebanyak 30.184.392 jiwa.
Sedangkan penerima vaksin dosis kedua hari ini sebayak 158.658 jiwa. Dengan demikian, jumlah keseluruhan penerima vaksin dosis kedua sebanyak 13.624.157 jiwa.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?