7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Erupsi Gunung Semeru
Dream - Junior Manager Humas AirNav Indonesia, Syafiandry menjelaskan karena erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, rute penerbangan yang melewati wilayah tersebut akan dialihkan sementara waktu.
AirNav Indonesia masih terus melakukan pemantauan kondisi terbaru pasca pengalihan rute penerbangan imbas meletusnya Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021.
" Nanti kita lihat perkembangannya," ujar Syafiandry saat dihubungi Liputan6.com, Minggu, 5 Desember 2021.
Dengan demikian, pengalihan rute dan status yang sebelumnya dikeluarkan AirNav masih tetap berlaku hingga perkembangan selanjutnya.
" Hari ini kalau ada update saya info lagi," katanya.
Sebelumnya, AirNav Indonesia juga telah memberikan peringatan kepada pilot yang melakukan penerbangan di sekitar Gunung Semeru. Hal ini menyusul letusan Gunung Semeru sekitar pukul 15.00 WIB.
Peringatan kepada pilot tersebut tertuang dalam ASHTAM nomor VAWR 2168 tanggal 4 Desember 2021 pukul 16.25 WIB, yang terkait dengan Gunung Semeru meletus.
" ASHTAM tersebut berisi mengenai peringatan terhadap para pilot terkait erupsi Gunung Semeru dengan level aktivitas yang tinggi (ketinggian abu vulkanik hingga 40,000 kaki)," dikutip dari keterangan resmi Airnav, Sabtu, 4 Desember 2021.
Demi mengantisipasi adanya dampak letusan Gunung Semeru, AirNav Indonesia terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memastikan operasional bandara dan penerbangan di sekitar Gunung Semeru masih berjalan normal.
" Hingga saat ini operasional penerbangan dan bandara di sekitarnya masih beroperasi seperti biasa," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati.
Adita menjelaskan, antisipasi dari Gunung Semeru meletus, pihak Airnav telah menerbitkan notifikasi untuk para pemangku kepentingan penerbangan untuk waspada terhadap abu dampak dari letusan Gunung Semeru.
Kemenhub pun memastikan akan terus memantau perkembangan terkini dari erupsi Gunung Semeru ini untuk dapat melakukan penyesuaian terhadap operasional penerbangan dan bandara di sekitar gunung tersebut.
" Kami akan terus memonitor perkembangan kondisi Semeru dan dampak letusannya untuk dapat disesuaikan dengan operasional bandara dan penerbangan," jelas Adita.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?