Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ini kisah Kate Zhu Wengi yang menolak tawaran gaji miliaran rupiah demi berkuliah di Universitas Oxford.
Sosoknya menjadi kontroversial lantaran banyak warganet yang tidak percaya akan keaslian kisahnya yang bergelimang prestasi. Ditambah lagi melihat sosok Kate yang cantik rupawan, banyak yang meragukan kepintaran dan keberhasilannya.
Kate lulus dari Universitas Oxford di usia 16 tahun dan membawa predikat nilai tertinggi di jurusan matematika.
Rampung dari perguruan tinggi prestisius dunia itu, Kate disebut bekerja di kantor JP Morgan pada 2014 dan Goldman Sachs dari 2017 sampai 2019.
Lalu wanita 28 tahun ini mengaku meninggalkan pekerjaannya dengan gaji 2 juta yuan atau sekitar Rp4,4 miliar untuk melanjutkan studi di Oxford dengan gelar PhD melalui beasiswa 100 persen. Hingga dia lulus pada pertengahan pada pertengahan 2022.
" Saya tidak pernah mendengar nama departemennya. Lain kali, kalau kamu ingin memalsukan sesuatu, buatlah yang lebih profesional?" komentar warganet.
" Dilihat dari videonya, saya bisa bilang dia adalah pebisnis WeChat yang menjual barang-barang," sahut warganet lainnya.
" Dia berhasil membangun imej sebagai wanita cantik berpendidikan elite untuk menarik pelanggan," komentar netizen lainnya.
Kate lantas menanggapi dalam sebuah video. Dia mengaku cukup terpengaruh atas komentar warganet di dunia maya. Dia kecewa karena banyak orang yang hanya memandangnya dari segi penampilan.
" Apakah dengan mengunggah satu selfie berarti orang tersebut tidak pandai belajar? Ini waktunya untuk mendobrak stereotip. Aku hanya ingin bilang bahwa selama stereotip ini ada, itu seharusnya disanggah," kata Kate.
Namun setelah latar belakangnya terungkap, banyak orang yang kini percaya padanya. Prestasi lain yang pernah diraih, Kate menduduki peringkat pertama dalam kohort Magister Pemodelan Matematika dan Komputasi Ilmiah.
Berkat kepintaran dan kerja kerasnya, dia juga sudah membeli rumah dan mobil pertama di usia 23 tahun.
" Saya merasa sudah menghasilkan cukup banyak uang. Sebelumnya saya sudah bekerja keras untuk bisa menjalani hidup yang memuaskan dan lebih baik tapi hidup masih saja hambar dan tidak ada yang membuatku merasa tertarik. Untungnya saya masih mengenali cinta pertama saya pada matematika," kata Kate.
Wanita cantik ini juga disebut berasal dari keluarga elite di mana ayahnya adalah seorang doktor. Ibunya juga seseorang yang berpendidikan tinggi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya