Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ahmed Saeed El-Feki, Pencipta Mobil Mini Di Mesir. (Foto: Mynewshub.cc)
Dream – Krisis ekonomi di Mesir tak menghambat kreativitas Ahmed Saeed el-Feki. Di situasi ekonomi yang kurang menguntungkan negaranya itu, Ahmed berhasil menciptakan mobil mini.
Dilansir dari Mynewshub, Senin 4 September 2017, dia menciptakan kendaraan mungil di bengkelnya di Desa Kerdasa. Tujuan dia sederhana. Dia ingin membidik pasar otomotif nasional yang selama ini diisi oleh mobil impor.
“ Ide ini muncul saat mata uang Mesir, pound Mesir, jatuh. Jadi, kami memutuskan untuk menciptakan kendaraan untuk menggantikan Tuk Tuk,” kata Ahmed.

Mobil mini Mesir—sebutan kendaraan ciptaannya—berbeda dengan Tuk Tuk, mobil roda tiga produksi Thailand. Mobil mini ini punya mesin 300 cc, lebih besar daripada Tuk Tuk yang hanya 175 cc.
Mobil Mini ini punya empat roda, sedangkan Tuk Tuk punya tiga roda. Bengkelnya mampu memproduksi Mobil Mini sebanyak 30-40 unit per bulan.
Mobil ini dilepas dengan harga 34 ribu pound Mesir (Rp25,74 juta). Harganya lebih murah daripada Tuk Tuk yang dijual dengan harga 38 ribu pound Mesir (Rp28,77 juta). Mobil ini berkapasitas 4-5 orang, termasuk sopir.

Ada mimpi mulia di balik penciptaan Mobil Mini ini. Dengan adanya mobil ini, dia ingin perekonomian Mesir bangkit, termasuk kurs pound Mesir membaik.
Ahmed mengaku banyak menerima tawaran kerja sama dari berbagai pihak, termasuk dari luar negeri. Misalnya, ada tawaran dari Mozambik untuk produksi mobil guna memenuhi pasar otomotif di sana. Akan tetapi, permintaan itu ditolak oleh Ahmed. Dia ingin memulai pasarnya di dalam negeri terlebih dahulu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya