Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mark Zuckerberg, CEO Facebook
Dream - Ternyata bukan hanya pengguna Facebook yang ketakutan dengan bocornya data informasi akun sosial media. Pemilik Facebook, Mark Zuckerberg juga mengalami hal yang sama.
Laman TechCruch dilaporkan Business Insider, Sabtu, 7 April 2018, menyebutkan Zuckerberg dikabarkan menghapus sejumlah pesan pribadinya yang selama ini dikirim melalui aplikasi buatannya.
Sejumlan pesan lama yang dikirim Zuckerberg ke sejumlah eksekutif senior dilaporkan hilang dalam kotak pesan Facebook Messenger. Ini dibuktikan dari laporan email yang sama di saat bersamaan.
Kepada Tech Crunch, manajemen Facebook mengatakan perubahan ini dilakukan sebagai respons dari kemungkinan adanya peretasan.
" Sejak Email Sony Picture dibajak pada 2014, kami melakukan sejumlah perubahan untuk melindungi komunikasi para eksekutif. Termasuk membatasai pesan Mark dalam Messenger. Kami melakukannya sesuai dengan ketentuan legal," ujar manajemen Facebook.
Perusahaan juga sedang mempertimbangkan kebijakan perioda penahanan, meski fasilitas itu tak ada untuk pengguna Facebook biasa.
Jika kamu memperhatikan pesan pribadi di aplikasi Facebook, memang tersedia fasilitas Hapus Pesan yang akan langsung menghapus pesan yang dikirim. Namun, salinan pesan itu masih ada di akun penerima.
Faslilitas serupa juga diterapkan pada Instagram, aplikasi milik Facebook, yang menyediakan opsi `Unsend` untuk pesan pribadi. Sementara WhatsApp menyediakan fasilitas Delete to Everyone. Saat menggunakan kedua fasilitas itu, pesan akan muncul di seluruh anggota grup.
Namun saat Zuckerberg menggunakan fasilitas itu, tak ada pesan pemberitahuan yang muncul. Mungkin dikarenakan pesan itu sudah terkirim bertahun-tahun yang lalu.
(Sah, Sumber: Businessinsider)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya