Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
CEO Facebook itu menyatakan secara pribadi dia bertanggung jawab atas terjadinya skandal tersebut.
Dream - CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tidak mau memecat satupun karyawannya usai skandal kebocoran data pengguna yang menggemparkan dunia. Dia pasang badan dan menyatakan skandal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.
Zuckerberg menyatakan, ada data 87 juta pengguna berhasil diekstraksi dari Facebook. Menurut dia, Zuckerberg, hanya dia orang yang bisa melakukan hal itu sebagai bentuk pertanggungjawaban.
"Pada akhirnya, ini adalah tanggung jawab saya. Jadi ada banyak pertanyaan tentang pemecatan. Saya memulai ini. Saya menjalankannya. Dan saya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sini," kata Zuckerberg, dilaporkan The Guardian.
"Saya tetap berpikir saya akan melakukan pekerjaan terbaik untuk membantu ini (Facebook) bergerak ke depan. Saya tidak ingin menuding orang lain atas apa yang sudah kami lakukan di sini," lanjut dia.
Hingga Rabu kemarin, para pengguna masih bisa mengakses profil Facebook mereka dengan memasukkan email dan nomor telepon.
Direktur Teknologi Facebook, Mike Schroepfer, menyatakan para pencuri menyalahgunakan fitur masuk tersebut untuk mengorek informasi publik menggunakan email dan nomor telepon yang didapat melalui pemulihan akun.
"Mengingat skala dan tingkat kecanggihan aktivitas yang kami temukan, kami yakin sebagian besar profil pengguna Facebook telah dicuri. Jadi kami menonaktifkan fitur ini," kata Schroepfer.