Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Kini, Tupperware Lawas Dijual Secara Online, Lho. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Satu brand ini sering kamu dengar. Bahkan, ketika mendengar merek barang itu, kamu langsung terasosiasi kepada kaum ibu.
Brand tersebut adalah Tupperware. Dikutip dari World of Buzz, Rabu 6 Maret 2019, Tupperware merupakan brand perkakas rumah tangga.
Ya, brand ini muncul sejak Perang Dunia II pada 1946. Penemunya adalah Earl Tupper yang menemukan wadah berbahan plastik yang telah dimodifikasi.
Semula, merek itu bernama Wonder Bowl. Sebab, ketika ditutup, wadah ini mengeluarkan bunyi seperti orang sendawa.

Seiring berkembangnya waktu, brand tersebut terus berkembang. Merek ini memiliki beraneka bentuk dan warna. Harganya juga tidak murah.
Biasanya, harga seperangkat koleksi Tupperware seharga ratusan ribu rupiah. Tapi, ada yang menjual model lawas dengan harga jutaan rupiah.

Itu pun dijual secara online.
Misalnya, di Malaysia, ada orang yang menjual model lawas Orange Box LOT di situs e-commerce Etsy. Seperangkat koleksi peralatan masak ini dijual seharga 399,16 ringgit (Rp1,38 juta).
Ada juga yang menjual koleksi Modular Mates Essential Set di eBay senilai 316 ringgit (Rp1,09 juta). Koleksi ini terdiri atas toples-toples beragam ukuran.

Lalu, ada juga model Vitage Tupperware Modular Mates Carousel Lazy Susan Pie Wedge Keeper. Koleksi ini dijual di eBay seharga 244,43 ringgit (Rp847.311).
Dream – PT Pegadaian (Persero) mempermudah masyarakat untuk mengakses pendanaan. Perusahaan pelat merah ini memperbanyak kriteria barang yang bisa digadaikan masyarakat untuk dana segar.
Misalnya, peralatan rumah tangga bermerek Tupperware. Direktur Informasi Teknologi dan Digital Pegadaian, Teguh Wahyono, mengatakan barang kesayangan ibu-ibu rumah tangga ini bisa dijadikan solusi ketika sedang memerlukan uang. Akan tetapi, layanan ini berlaku untuk nasabah baru.

“ Jadi, kami kasih mereka pengalaman saja buat menggadaikannya. Apa pun bisa digadai dengan bunga 0 persen,” kata Teguh di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 14 September 2018.
Tak hanya produk Tupperware, tas mewah nan bermerek pun juga bisa digadaikan selama barang tersebut disetujui oleh kantor cabang dan nilai jualnya minimal Rp500 ribu. Program ini berlaku di seluruh Indonesia.
![]()
“ Misalkan, Tupperware di Manado, tempat lain apa. Apa pun barangnya boleh saja. Tas juga boleh,” kata dia.
(ism)
Dream - Teguh mengatakan syaratnya, masyarakat cukup membawa barang dan KTP. Dia berkata saat ini penggadai akan mendapatkan uang segar maksimal Rp500 ribu.
![]()
Rencananya, BUMN ini akan menaikkan batas atasnya hingga Rp1 juta. “ Ke depan, kami ubah, misalnya Rp1 juta satu bulan atau Rp1 juta dua bulan,” kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya