Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tentu setiap orang ingin menjadi pribadi yang baik dan alim. karakter ini bisa kita dapatkan melalui sikap dan perilaku.
BACA JUGA : Doa dijauhkan dari masalah, bacaan dan artinya
Tidak semua orang terlahir sebagai pribadi alim. Bahkan meski dari keluarga alim pun hal itu belum bisa menjadi jaminan.
Karena, setiap manusia akan berinteraksi dengan lingkungannya. Dari situlah, karakter seseorang akan terbentuk.
Tak hanya itu, kita patut pahami karakter bisa berubah tergantung dari bagaimana manusia hidup. Orang jahat bisa jadi baik dan orang baik bisa jadi jauh lebih baik.
Di situlah pentingnya intropeksi diri. Belajar dari kesalahan dan terus berusaha memperbaiki diri.
Agar kita dijadikan pribadi yang alim, doa ini dapat diamalkan setiap kali usai sholat.

Rabbi zidni 'ilman wa wassi'li fi rizqi wa barikli fima razaqtani waj'alni mahbuban fi qulubi 'ibadika wa 'azizan fi 'uyunihim waj'ani wajihan fid dunya wal akhirati wa minal muqarrabin. Ya katsiron nawali ya hasanal fi'ali ya qaiman bila zawalin ya mubdian bila mitsalin fa lakal hamdu wa lakal minnatu wa lakasy syarafu 'ala kulli halin.
Artinya,
" Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmuku, luaskanlah rizkiku, berkahilah apa yang Engkau rizkikan kepadaku, jadikanlah aku orang yang dicintai di hati para hamba-Mu serta mulia dalam pandangan mereka, jadikanlah aku orang terpandang di dunia dan akhirat dan termasuk orang-orang yang dekat dengan-Mu. Wahai Dzat Yang Banyak Memberi, wahai Dzat Yang Baik dalam segala pekerjaan, wahai Dzat Yang Berdiri tanpa tergelincir, wahai Dzat Yang Memulai tanpa ada contoh, bagi-Mu segala pujian, dan kepada-Mu segala pemberian, serta milik-Mu segala kemuliaan atas segala keadaan."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Bersin termasuk salah satu fenomena biologis yang terjadi pada manusia. Aktivitas ini bisa terjadi karena beragam sebab.
Beberapa sebab yang sering memicu bersin yaitu menghirup debu. Selain itu, bau pedas dan tajam bisa juga menimbulkan bersin.
Tetapi, bersin juga bisa menjadi penanda seseorang sedang sakit. Indikasi ini bisa dilihat dari seberapa banyak orang bersin dalam satu kali kesempatan.
Ketika bersin, kita dianjurkan untuk mengucap Alhamdulillah. Sementara ketika melihat orang lain bersin, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan kita mendoakannya dengan lafal 'yarhamukallah'
Tetapi, jika seseorang bersin lebih dari dua kali, kemungkinan dia sedang sakit. Rasulullah pun mengajarkan doa yang perlu kita baca ketika ada orang bersin saat sedang sakit.

Syafakallahu wa 'afaka
Artinya,
" Semoga Allah menyembuhkanmu dan menyehatkanmu."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Dalam Islam, terdapat pemahaman yang menyatakan semua penyakit pasti ada penawarnya. Pemahaman ini disampaikan sejak dulu hingga sekarang oleh para ulama kepada umat.
Penawar atau obat dikenal dengan istilah syifa. Istilah ini digunakan untuk semua bentuk penawar baik lahir maupun batin.
Penawar lahir bisa dalam bentuk obat kimiawi, herbal, makanan, dan lain sebagainya. Sedangkan penawar batin dapat berupa zikir maupun amalan sholeh lainnya.
Para ulama pun telah mewariskan banyak sekali amalan zikir dan doa untuk kesembuhan. Tidak hanya untuk penyakit ringan namun juga yang berat dan kronis.
Salah satu doa yang diwariskan ulama yaitu Hizib Al Awtad. Doa ini bisa dibaca agar terlindung dari bahaya Covid-19 dan penyakit lainnya.

Allahul kafi, rabbunal kafi, qashadnal kafi wajadnal kafi, likullin kafi kafanal kafi, wa ni'mal kafi. Alhamdulillah. Hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal maula wani'man nashir
Artinya,
" Allah yang mencukupi, Tuhan kita yang mencukupi. Tujuan kita, Allah yang mencukupi, Yang kita temukan, Allah yang mencukupi. Terhadap segala sesuatunya Allah yang mencukupi, yang memenuhi kebutuhan kita hanyalah Allah. Allah lah sebaik-baik Dzat yang mencukupi, Alhamdulillah segala puji bagi Allah."
Sumber: Bincang Syariah
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

