7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Generasi Milenial Sering Membuat Lima Kesalahan Finansial. (Foto: Shutterstock)
Dream – Principal Consultant and CEO @zapfinance, Prita Hapsari Ghozie, menyebut ada lima kesalahan yang dilakukan generasi milenial. Kesalahan-kesalahan ini yang membuat generasi Y sulit menabung.
“ Milenial sering banget melakukan lima kesalahan,” kata Prita dalam “ Virtual Media Briefing Tokopedia: Jurus Investasi Milenial Hadapi Pandemi”, Rabu 14 Oktober 2020.
Kesalahan pertama, generasi milenial sering berutang untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya, mengajukan cicilan untuk membeli smartphone.
“ Padahal, kalau menabung dulu, bisa (membelinya),” kata dia.
Kesalahan kedua adalah tidak menyisihkan dana darurat. Padahal, dana darurat ini sangat diperlukan, terutama saat pandemi Covid-19. Dana darurat bisa membuat pemiliknya “ bernapas lega”.
“ Kesalahan ketiga, menunda investasi. Milenial ini berpikir dia baru kerja, baru first jobber dan memikirkan liburan,” kata dia.
Yang keempat, pekerjaan sampingan. Pekerjaan sampingan memang bisa menambah pundi-pundi uang. Namun, jika terlalu banyak pekerjaan yang dikerjakan, ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.
“ Mau kerjain ini itu, tapi nggak ada me time. Karena pekerjaan bertambah, badan sakit dan uangnya terpakai (untuk berobat),” kata dia.
Yang terakhir adalah melakukan kesalahan-kesalahan lainnya, misalnya menaruh semua uang di satu rekening dan sering membuat cicilan untuk membeli barang.
“ Suka banget jajan tebel, tapi nabungnya tipis,” kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?