Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Ramadan menjadi saat yang tepat untuk menggalakkan amal sholeh. Salah satunya dengan bersedekah.
BACA JUGA : Doa Bersyukur Menyambut Bulan Ramadhan
Sebisa mungkin perbanyak sedekah. Karena pahala dan kebaikan berlipat ganda menantimu di bulan Ramadan.
Kita bisa bersedekah dalam bentuk apapun saat Ramadan. Bisa dengan uang, barang, atau makanan, yang keutamaannya akan berlipat-lipat didapat.
Tidak melulu kepada kaum dhuafa, saat Ramadan kamu bisa bersedekah kepada orang berpuasa. Berikan saja makanan berbuka untuk mereka.
Imbalan yang kamu terima tidak main-main. Kamu akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tadi.
Ketika selesai bersedekah, tak perlu diingat-ingat lagi. Kemudian, baca doa ini agar sedekah kita diterima Allah SWT.

Rabbana taqobbal minna innaka antas sami'ul alim.
Artinya,
" Ya Tuhan kami, terimalah dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Dream - Puasa tidak semata menahan lapar dan haus. Karena ketika puasa, kita diwajibkan menahan diri dari yang membatalkannya.
Salah satu pembatal puasa adalah amarah. Meskipun hanya sedikit namun jika diumbar, marah bisa membatalkan puasa.
Tidak bisa dipungkiri, dalam satu hari menjalankan puasa kita akan berhadapan dalam segala kondisi. Ada kalanya, kondisi yang tidak menyenangkan sampai membuat kita marah.
Misalnya, ucapan orang yang tidak mengenakkan. Atau pekerjaan yang tak juga selesai.
Ingat, dalam kondisi ini kita harus pandai mengendalikan emosi. Agar kita tidak marah yang bisa berdampak pada batalnya puasa, segera ucapkan doa ini.

Inni shaimun, inni shaimun
Artinya
" Sesungguhnya aku sedang berpuasa. Sesungguhnya aku sedang berpuasa."
Dream - Sudah menjadi pemahaman bersama, Ramadan adalah bulan mulia. Bulan istimewa di mana rahmat ditebar ke seluruh penjuru alam. Banyak umat Islam rutin membaca doa menyambut Ramadan agar bisa dipertemukan dengan bulan berkah ini.
Pantaslah jika Ramadan begitu dinantikan. Karena bulan ini dapat menjadi momen pelebur dosa dan peningkat pahala.
Saat ini, kita berada di hari-hari terakhir Syaban. Ramadan tiba tidak sampai sepekan lagi. Artinya, saat ini kita begitu dekat dengan waktu datangnya Ramadan.
Meski demikian, saat ini kita juga ada di bulan yang spesial juga yaitu Syaban. Inilah kesempatan di momen-momen akhir syaban untuk menyambut bulan suci dengan membacakan doa menyambut ramadan.
Agar mendapatkan rahmat menyambut Ramadan, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diriwayatkan Imam Ahmad, seorang perawi yang banyak mengumpulkan hadish shahih.

Allahumma barik lana fi rajaba wa sya'bana wa ballighna ramadlan.
Artinya,
" Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan pertemukan kami dengan bulan Ramadan."
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?