Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dunia bisnis terus berkembang dan mengalami perubahan, apalagi setelah pandemi Covid-19. Ada empat tren pasar dan industri setelah pandemi di tahun 2022.
Empat tren itu diungkap oleh Director Consumer Insight NielsenIQ Indonesia, Rusdy Sumantri, yang mengatakan para pengusaha khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus lebih melek dengan target konsumen serta pasar yang dituju.
“ Pelaku UMKM harus lebih melek akan target konsumen dan pasar yang dituju. Saat ini, terdapat empat tren pasar dan industri yang perlu diketahui oleh pelaku UMKM,” kata Rusdy Sumantri dalam talkshow ‘Panduan Usaha: Pasar & Tren Industri Setelah Pandemi’ Konferensi Maju Digital, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 7 November 2022.
Pertama, value seeker, pelaku UMKM harus gencar dalam menyediakan berbagai jenis promo untuk menarik konsumen.
“ Karena saat ini konsumen lebih memperhatikan harga dalam membeli suatu produk,” ungkap Rusdy.
Kedua, new online format, pelaku UMKM didorong untuk terus berinovasi dalam berjualan di berbagai channel online yang dimiliki.
Ketiga, assortment & pricing, pelaku UMKM dapat menentukan produk yang tepat dalam berjualan di channel online maupun offline.
“ Hal ini dikarenakan adanya kecenderungan perbedaan basket size saat konsumen berbelanja online dan offline,” terang Rusdy.
Terakhir, omni channel, pelaku UMKM perlu memikirkan model bisnis yang dapat menghadirkan pengalaman seamless bagi konsumen.
Rusdy juga mengatakan sebanyak 51,5 peresn Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia merupakan kontribusi dari permintaan domestik yang terus meningkat.
Khususnya pada konsumsi rumah tangga dan peran UMKM juga sangat besar untuk mengakomodasi permintaan konsumen.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?