6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Foto: Pagesix.com
Dream - Penggemar Kanye West tengah menjadi sorotan publik lantaran menggelar penggalangan dana agar sang rapper bisa kembali jadi miliarder.
Melansir laman Page Six, Jumat, 4 November 2022, sebuah penggalangan dana dibuka di laman GoFundMe dengan terget pengumpulan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp15,7 triliun.
Penggalangan dana itu diberi nama “ Make Kanye West a Billionaire Again." Hal ini dilakukan penggemarnya setelah kekayaan bersih Kanye West merosot tajam minggu lalu ketika Adidas memutus kontraknya.
Sayangnya, penggalangan dana itu telah dihapus karena hanya berhasil mengumpulkan US$ 5 atau sekitar Rp78 ribu.
Meskipun demikian, laman GoFundMe dilaporkan masih memiliki banyak penggalangan dana serupa hanya untuk menarik uang demi keinginan mereka sendiri, alih-alih untuk orang lain seperti yang dijanjikan.
Pada tahun 2016 silam, sebuah penggalangan dana serupa juga sempat digelar oleh seorang penggemar Kanye West, bernama Jeremy Piatt.
Saat itu, penggalangan dana yang ditargetkan mengumpulkan US$ 53 juta (Rp832 miliar) ditujukan untuk membantu Kanye West terbebas dari utang. Namun Piatt hanya mampu mengumpulkan US$ 7 ribu (Rp109 juta).
Selain itu, Kanye West pun menolak penggalangan dana itu yang kemudian disumbangkan ke yayasan sosial musik, Notes for Notes.
Akhir-akhir ini nama Kanye West menjadi sorotan karena Adidas memutuskan kontrak kerja sama dengan rapper ternama sekaligus designer tersebut.
Putusnya kemitraan dengan Adidas pun menjadi pukulan besar bagi kekayaan bersih rapper yang kini dikenal sebagai " Ye" tersebut.
Forbes mencatat, kesepakatan Kanye West dengan Adidas bernilai sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp23,5 triliun. Kini, tanpa kemitraan itu, kekayaan bersih West anjlok menjadi US$400 juta atau Rp6,2 triliun.
Adidas,bersama dengan Balenciaga, Vogue dan Gap memutus hubungan kontrak dengan West setelah dia membuat beberapa pernyataan Antisemitisme yang menuai kontroversi selama beberapa minggu terakhir.
Adidas mengumumkan keputusannya untuk memutuskan kerja sama dengan West pada Selasa, 25 Oktober 2022, dengan mengatakan produksi sepatu dan pakaian rapper " Yeezy" telah dihentikan dengan " segera" .
" Adidas tidak menoleransi Antisemitisme dan segala bentuk ujaran kebencian lainnya," kata pihak Adidas.
" Komentar dan tindakan Anda baru-baru ini tidak dapat diterima, penuh kebencian, dan berbahaya, dan itu melanggar nilai-nilai perusahaan tentang keragaman dan inklusi, saling menghormati, dan keadilan," lanjut perusahaan pakaian dan sepatu asal Jerman tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
