Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Mahasiswa Harus Membayar Denda Puluhan Juta Rupiah Dan Menjalani Hukuman Penjara Karena Melanggar Kontrak Sewa Ini. (Foto: Shutterstock)
Dream – Dalam bisnis sewa, ada sederet peraturan yang disodorkan oleh penyedia jasa kepada konsumen. Jika melanggarnya, konsumen itu bisa mendapatkan sanksi. Hal serupa juga diterapkan di bisnis sewa pacar.
Dikutip dari Oddity Central, Minggu 17 Januari 2021, seorang mahasiswa di Taiwan mendapatkan pelajaran mahal dari bisnis sewa pacar. Dia dihadapkan dengan kurungan penjara dan denda senilai puluhan juta rupiah.
Kejadian ini bermula pada Juli 2019 ketika pria bernama Chen menyewa seorang pacar dari perusahaan bernama Love Acting Extra. Kala itu, dia merogoh kocek 7.200 dolar Taiwan (Rp3,63 juta) untuk kencan selama tiga jam. Kemudian, perusahaan ini menjelaskan apa yang boleh dan dilarang dilakukan oleh Chen.
Di kontraknya, Chen hanya diizinkan untuk bergandengan tangan, membelai rambut, hingga memeluk “ kekasih” bohongan itu. Namun, dia dilarang untuk mencium, bahkan menyentuh area terlarang.
Pada Agustus 2019, Chen dan pacar sewanya bertemu di Taipei Main Station, Taiwan, untuk kencan selama tiga jam. Semula, berjalan lancar. Keduanya makan malam di restoran cepat saji dan berjalan-jalan di Da’an Forest Park.
Namun di sana, Chen mulai bertingkah tak sopan. Dia berbisik akan menculik wanita itu. Tak hanya itu, Chen juga mulai menyentuh area-area yang dilarang oleh perusahaan.
Kekasih sewaannya ini ketakutan karena Chen bisa membahayakan dirinya. Tak ada yang bisa dilakukan kecuali bertahan. Beruntung, tiga jam sewa pacar telah berakhir. Chen melepaskan sang pacar.
Setelah lepas dari pelukan Chen, wanita ini langsung pergi ke kantor polisi untuk melaporkan tindakan pelecehan yang baru saja dialami.
Polisi segera menangkap Chen. Pria ini mengakui kesalahannya dan menulis surat permintaan maaf kepada sang wanita.
Sayangnya, surat itu tak bisa menolong Chen dari ancaman jeruji besi. Hakim menilai Chen berperilaku tidak senonoh, tapi bertobat.
Kemudian, mahasiswa ini dipenjara selama enam bulan dan mendapatkan denda senilai 180 ribu dolar Taiwan (Rp90,69 juta). Walaupun kejadiannya berlangsung tahun 2019, namun berita ini menjadi tajuk utama di media lokal. Chen tidak menghadiri pengadilan tinggi Taiwan beberapa hari yang lalu. Itu berarti dia sedang menjalani hukuman penjara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya