Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Brand Gucci Dinobatkan Jadi Merek Terpopuler Di Dunia. (Foto: Shutterstock)
Dream – Merek pakaian mewah asal Italia, Gucci, menjadi merek pakaian terfavorit di dunia. Gucci berhasil melengserkan pesaingnya, Off White, dari posisi puncak.
Dikutip dari Mirror, Selasa 12 Februari 2019, The Lyst Index menyebut Gucci menjadi label fesyen nomor satu dengan 6 juta pembeli yang berbelanja online pada Oktober—Desember 2019.
Mengusung desainnya yang nyentrik dan istimewa, Guccci menyasar target pasar anak muda.
Brand asal Negeri Pizza ini membukukan 5 juta orang untuk mencari, menelusuri, dan membeli busana di 12 ribu perancang dan toko online. Produk yang paling banyak dicari adalah tas, sabuk, dan sepatu. Informasi ini didapat dari analisis perilaku belanja online.
Menariknya, meskipun menjadi brand terpopuler, sebagian besar orang tak sanggup membeli produknya. Kalau ingin mendapatkan produk ini, mereka harus merelakan isi tabungannya.
Contohnnya, satu tas Soho Disco Bag dijual seharga 805 poundsterling (Rp14 juta), sedangkan sabuknya 235 poundsterling (Rp4 juta). Dua aksesori ini menjadi favorit selebritis Hollywood di karpet merah.
Sekadar informasi, Gucci didirikan oleh Guccio Gucci di kota Florence tahun 1921. Perusahaan ini merupakan usaha keluarga.
Awalnya, Gucci didirikan sebagai sebuah toko pembuatan pelana di tahun 1906 karena pada saat itu kuda masih menjadi sarana transportasi yang paling umum. Guccio sangat berbakat dalam pembuatan barang-barang berbahan kulit sehingga akhirnya Ia menjual tas kulit buatannya pada para joki di tahun 1920-an.
Belum puas dengan ini, Guccio memperluas usahanya dengan membuat koper-koper berdesain mewah. Di tahun 1938, Guccio Gucci membuka gerai pertamanya di Via Condotti, Roma, Italia. Namun masa kini Gucci lebih dikenal sebagai sebuah ikon fashion Italia.
Sejak mengalami kasus kudeta Gucci, Alessandro Michele mengambil alih sebagai Direktur Kreatif pada 2015, yang menjadikan Gucci sebagai industri fashion instan dan Gucci mengalami kebangkitan dramatis.
(Sah, Laporan: Tri Yuniwati Lestari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya