Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram @japfa.id
Dream - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengumumkan bahwa direktur utama mereka, Handojo Santosa, meninggal dunia pada Minggu 25 September 2022.
Menurut laman perseroan, Handojo Santosa merupakan warga negara Siprus yang berdomisili di Singapura. Pada 1997, dia diangkat sebagai direktur utama berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
Handojo Santosa bertanggung jawab memimpin seluruh kegiatan strategis dan operasional perseroan.
Ia bergabung di Japfa Comfeed pada 1986 sebagai manajer di divisi minyak nabati di Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Ia bertanggung jawab atas kegiatan operasional harian di divisi tersebut. Dari 1989-1997, ia menjabat sebagai wakil presiden direktur perseroan.
Menurut laman forbes.com, Handojo Santosa adalah pemilik mayoritas saham Japfa di Singapura.
Pada tahun 2014, Handojo mencatatkan saham Japfa di Singapura dan menjadikan Japfa Comfeed di Indonesia sebagai anak perusahaan.
Lalu pada Juli 2020, Japfa menjual 25 persen saham pada produk susu China AustAsia Investments senilai US$254 juta kepada raksasa susu Jepang, Meiji.
Japfa sendiri memproduksi makanan pokok berprotein, susu, dan makanan kemasan. Salah satu yang terkenal di Indonesia yakni susu segar dengan merek Greenfields.

Pada tahun 2020, nama Handojo masuk ke dalam daftar 50 Orang Terkaya di Indoneisa. Ia menempati posisi ke 38 dengan total kekayaan sebesar US$735 juta atau sekitar Rp11,11 triliun.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya