Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Ilustrasi
Dream - Jika tak ada aral melintang, mulai tengah malam ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium akan dijual Rp 6.600 per liter. Tak hanya premium, solar juga diturunkan menjadi Rp 6.400 per liter.
Dengan harga baru ini, pemerintah Joko Widodo setidaknya sudah dua kali menurunkan harga Premium. Sebelumnya, pada 1 Januari 2015, harga premium diturunkan Rp 900 menjadi Rp 7.600 per liter.
Untuk BBM jenis solar, pemerintah Jokowi sebelumnya juga memberikan kado tahun baru 2015 dengan penurunan harga Rp 250 per liter. Solar di awal tahun dijual Rp 7.250 per liter.
Meski menurunkan harga dua kali, pemerintah Jokowi sebelumnya justru menaikkan harga BBM cukup tinggi.
Pada Selasa, 18 November 2014, pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM jenis premium sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter. Dengan nilai yang sama, Solar naik menjadi Rp 7.500 per liter.
Artinya, dengan harga baru yang akan berlaku tengaha malam ini, premium sebetulnya masih lebih mahal Rp 100 dibandingkan saat kenaikan harga BBM.
Dalam berbagai kesempatan, Joko Widodo bahkan menunjukan kegeramannya terhadap besarnya anggaran subsidi sektor energi dari pemerintah. Setiap tahun Indonesia setidaknya menggelontorkan dana subsidi BBM hingga Rp 714,5 triliun. Angka ini lebih besar dari subsidi kesehatan Rp 202,6 triliun dan infrastruktur Rp 577,9 triliun.
" Tiap hari kita membakar, membakar begitu terus, dan yang justru sangat penting untuk kesehatan, infrastruktur, jauh dengan subsidi BBM itu. Inilah yang harus kita ubah," tegas Jokowi, sapaan Joko Widodo.
Kekecewaan pemerintah semakin besar karena 71 persen penikmat subsidi BBM yang diberikan pada masyarakat kecil justru dinikmati kelas menengah ke atas.
Selain BBM, pemerintah juga memutuskan menurunkan harga elpiji 12 kg menjadi Rp 129 ribu. Sementara semen diturunkan harganya sebesar Rp 3.00 0 per zak. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
