Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bagi sebagian orang, membeli atau menyewa rumah secara online sudah bukan hal baru. Kini makin banyak perusahaan listing jual-beli rumah hadir di internet.
Namun, sebagai pembeli atau calon pembeli, kita harus berhati-hati saat berburu rumah secara online. Masalahnya, penipuan secara online saat ini marak dan semakin canggih.
Lamudi, sebuah situs listing properti, telah menyusun panduan untuk membantu para pemburu properti online terhindar dari penipuan. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum membeli rumah secara online seperti dikutip dari Emirates 247, Selasa, 31 Maret 2015.
# Usahakan Melihat Properti Secara Langsung
Jangan pernah melakukan pembayaran di muka atau menandatangani kontrak tanpa terlebih dahulu memeriksa properti secara fisik. Melihat properti dan bertemu agen secara pribadi adalah cara terbaik untuk menjamin bahwa listing jual-beli properti tersebut resmi.
# Periksa Identitas Orang yang Berurusan dengan Anda
Pastikan agen properti yang Anda hadapi adalah broker berlisensi. Atau jika membeli bukan dari agen properti, usahakan mendapat alamat, nama, dan nomor penjual yang bisa dihubungi atau didatangi.
# Hindari Listing Yang Diiklankan Berkali-kali
Salah satu penipuan yang umum adalah menyalin listing penjualan sebuah properti yang ada (dan sah) dan mengumumkan sebagai sewa, dengan rincian kontak para penipu sendiri. Periksa jika ada listing yang sama namun dengan harga yang berbeda.
# Jangan Memberikan Informasi atau Dokumen Pribadi
Anda jangan mau jika diminta memberikan rincian rekening bank atau dokumen pribadi melalui Internet. Yang paling penting, jangan memberikan kode verifikasi kartu kredit kepada siapa pun.
# Ingat Jangan Terpancing dengan Harga Murah
Mungkin Anda mendapat tawaran yang sangat murah untuk sebuah properti. Memang menarik, tapi jangan langsung terpancing. Pelajari properti tersebut, mengapa bisa sampai semurah itu. Selalu bersikap skeptis untuk listing jual-beli rumah online karena penipu sering menggunakan harga yang sangat rendah untuk memikat para pemburu properti.
# Jika Mendeteksi Penipuan, Laporkan
Fokus pencarian pada properti yang dilisting agen properti terkenal atau situs listing properti terpercaya. Jika menemukan kemungkinan penipuan pada situs pencarian real estate, laporkan pada admin situs tersebut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya