Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Rancangan Voyager Station (Foto: Voyager Station)
Dream - Voyager Station merupakan nama hotel luar angkasa pertama yang akan diluncurkan pada 2025. Hotel itu dikembangkan oleh Orbital Assembly Corporation (AOC).
Hotel yang dibangun di orbit bumi itu dapat menampung 400 orang. Selayaknya hotel berbintang, tersedia berbagai fasilitas untuk para tamu hotel, seperti layanan kapal pesiar, restoran, spa, dan bioskop. Di samping itu juga ada fasilitas gym, dapur, bar, dan fasilitas penting lainnya.
Pengembang membangun infrastruktur di orbit di sekitar bumi. Karena lokasinya yang tak biasa, banyak teknologi canggih digunakan dalam pembangunannya.
Melansir Daily Mail, Jumat 5 Maret 2021, Hotel Voyager Station akan berwujud lingkaran besar yang berputar untuk menghasilkan gravitasi buatan. Gravitasinya akan diatur pada tingkat yang sama dengan gravitasi yang ditemukan di permukaan bulan.
Hingga saat ini belum diketahui pasti berapa biaya yang dikeluarkan untuk membangun hotel ini dan harga sewa kamar per malamnya.
Namun, OAC mengatakan biayanya akan semakin murah dengan adanya kendaraan peluncur, seperti SpaceX Falcon 9 dan Starship, di masa depan.
Voyager Station ini dibangun dengan serangkaian cincin dengan sejumlah 'modul' yang terpasang di bagian luar cincin. Nantinya akan ada fasilitas khusus untuk penelitian luar angkasa yang dapat digunakan NASA.
Beberapa dari total 24 modul ini akan dijalankan oleh Gateway Foundation. Fungsinya sebagai tempat tinggal pegawai, udara, listrik, dan air. Modul sisanya akan disewakan atau dijual kepada perusahaan swasta dan pemerintah.
Gagasan tentang konsep ini pertama kali dicetuskan oleh Wernher von Braun, salah satu arsitek dari program Apollo NASA.
Pada 1950, ia juga pernah mengusulkan sebuah habitat berbentuk roda berputar untuk menciptakan gravitasi buatan.
OAC kemudian didirikan pada 2018 yang bertujuan agar bisa mengoperaasikan hotel luar angkasa.
Sementara, konsep Voyager Station baru diperkenalkan pada 2021 melalui peluncuran Gateway Foundation berskala jauh lebih besar.
Pada Voyager Station ini, setiap orang berkesempatan untuk dapat membeli satu modul berukuran 20x12 meter persegi untuk vila pribadi atau beberapa modul untuk membuat hotel dengan spa, bioskop, dan lainnya. Sementara, pemerintah dapat menggunakan modul sebagai pusat pelatihan bagi astronot yang akan pergi ke Mars.
Sumber: dailymail.co.uk
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya