Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Maket Ibu Kota Baru (Kemen PUPR)
Dream - Proses menuju pembangunan tol bawah laut di Ibu Kota Negara (IKN) baru terus berjalan. Jalan ini diklaim bakal menjadi tol bawah laut terdalam di dunia.
" Lagi didesain, lagi di feasibility study dan desain," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dikutip dari merdeka.com, Rabu 5 Oktober 2022.
Rencananya, tol bawah laut ini mengadopsi Korea Selatan. Jalan tol ini akan menghubungkan salah satu jalan tol di sekitar ibu kota baru, yakni ruas Tol Balikpapan Samarinda Km 11-Junction Pulau Balang.
Meski demikian, Basuki tidak merinci progres rencana pembangunan itu. Namun dia berharap proses tender bakal dilangsungkan tahun depan.
" Mudah-mudahan 2023 nanti dimulai, ditender," tambah dia.
Basuki yakin tol bawah laut ini bakal terealisasi. Sebab, model yang sama telah dibangun oleh Korea Selatan.
Menurut dia, struktur terowongan tol bawah laut ini bukan digali secara konvensional melainkan ditenggelamkan ke bawah laut.
" Bisa sekali itu, di Korea itu paling dalam saja bisa. ini modelnya bukan digali, tapi dengan kayak kontainer yang ditaro di bawah laut. bukan digali jadinya," papar Basuki.
Karena masih proses awal, Basuki belum menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tol bawah laut itu. Besar anggaran baru diketahui setelah feasibility study.
" Belum ada (anggaran), masih nunggu feasibility study," ujarnya.
Yang jelas, kata basuki, sampai saat ini pemerintah telah menggelontorkan Rp43 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar di IKN Nusantara.
" Kalau total semua itu Rp43 triliun sampai 2024, itu multiyears, tahun ini Rp4,5 triliun apa Rp4,9 triliun gitu. Semua selesai 2024," jelas Basuki.
Total Rp43 triliun itu akan dipakai untuk membangun kantor presiden, kantor wakil presiden, kementerian, land development, jalan tol, jalan nasional. Serta anitasi, air minum, dan rusun para pekerja.
Menurut Basuki, besaran anggaran ini sudah cukup untuk membangun infrastruktur dasar di IKN. Ditambah lagi, adanya proses ketat untuk alokasi anggaran ke IKN Nusantara.
" Udah semua. kalau nggak ada di dipa ngga boleh, cairnya tergantung progress pengerjaan. Cuma kalau nggak ada di dipa ngga bakal ada kontrak nggak berani tender nggak boleh tender," ujar Basuki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya