Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koleksi Jaket Dobujack
Dream - Industri fashion Indonesia sudah semakin berkembang. Banyak dari brand lokal bersaing menghadirkan produk-produk berkualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri.
Brand fashion lokal pun kini mulai banyak dilirik dan bergengsi. Terutama dengan platform e-commerce yang hadir di Indonesia memberikan kemudahan untuk para pebisnis lokal dalam mengembangkan bisnisnya.
Seperti cerita Delly Fitriansyah, pemilik brand Dobujack. Brand lokal ini berfokus pada fashion untuk kaum muda dengan gaya kasual, simpel, dan mengikuti tren seperti kaos, jaket, celana, hingga topi.
Dobujack, yang merupakan singkatan dari Doa Ibu Jadi Anak Cepat Kaya, didirikan oleh Delly atas keinginannya untuk membantu perekonomian keluarga. Delly memulai bisnisnya saat ia berusia 18 tahun.
Awalnya, bisnis Dobujack dilakukan dari menitipkan produk pada toko-toko distro di Bandung, yang kemudian mengambil langkah untuk memperluas distribusi ke kota-kota besar dan membuka gerai pertamanya di Bogor, serta melebarkan sayapnya untuk di ranah digital melalui platform Shopee.

“ Kami memberanikan diri memperluas distribusi hingga 15 titik kota besar seperti Jakarta, Jogja, Tangerang, Bekasi, Makassar, dan Surabaya. Hingga akhirnya tahun 2008 kami berhasil membuka gerai distro pertama di Bogor, dan terus berlanjut di Bandung tahun 2014, dan Bekasi pada 2017, serta toko online pertama pada marketplace Shopee di tahun 2020,” ungkapnya pada media gathering yang diselenggarakan oleh Shopee, beberapa waktu lalu.
Delly juga mengungkap mengalami banyak kegagalan selama 17 tahun membisnis. Dari ditipu rekan bisnis, pembayaran yang tertunda, sampai pandemi yang menyebabkan ia harus menutup toko offlinenya. Dengan kegigihannya, Dobujack bertahan hingga kini dengan terus berinovasi dengan karyanya di industri fashion untuk dinikmati anak muda.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya