Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dirut BNI Syariah, Imam T Saptono
Dream - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sempat mengeluarkan wacana megabank syariah dengan menggabungkan sejumlah perusahaan bank syariahnya Namun, rencana tersebut belum terealisasi sampai tahun ini.
Sebagai salah satu milik bank pelat merah, PT BNI Syariah menunggu kepastian pemerinth terkait rencana merger bank syariah milik pelat merah.
" Kalau buat kami, tantangan spesifiknya adalah plan Kementerian BUMN yang belum clear," kata Direktur Utama PT BNI Syariah, Imam T. Saptono, dalam acara " Embracing The Future of Islamic Banking" di Jakarta, Rabu 9 November 2016.
Imam mengatakan pihaknya menanti apakah rencana tersebut akan dilanjutkan atau tidak pada tahun 2017. Hingga kini perusahaan masih menunggu arahan dari pemerintah.
" Kalau tidak, semua bank yang ada di bawah pemerintah akan wait and see. Kalau menunggu terlalu lama, ini akan meredam laju pertumbuhan (bank syariah) di samping makro yang cukup challenging," kata dia.
Sekadar informasi, Kementerian BUMN berencana akan membentuk dua raksasa bank BUMN syariah. Konsep ini berubah dari niat semula yang ingin menggabungkan bank syariah milik bank pelat merah menjadi satu.
Teknisnya, konslosidasi terjadi ketika dua bank syariah merger dengan membentuk perusahaan patungan, lalu pemerintah mencari investor yang tertarik untuk menyuntikkan dana kepada bank syariah hasil merger.
Rencananya, bank syariah yang berpeluang terkena merger adalah BNI Syariah dan BTN Syariah.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya