Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wisman Mencoba Permainan Tradisional (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Dream - Keputusan pemerintah memberikan visa bebas ke puluhan negara untuk sementara menuai sukses. Terbukti, jumlah kedatangan wisawatan mancanegara (Wisman) ke Indonesia sepanjang September lalu menunjukan kenaikan signifikan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS), Senin, 2 November 2015, melaporkan kunjungan turis asing ke Indonesa pada September 2015 naik 9,84 persen menjadi 869,2 ribu orang dibandingkan September 2014.
Dibandingkan sebulan sebelumnya, kunjungan Wisman ini naik 2,19 persen.
Bali masih menjadi tujuan utama para Wisman dengan jumlah pengunjung melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar mencapai 379,4 ribu kunjungan, atau naik 7,78 persen.
Lonjakan Wisman tersebut menjadi kabar baik bagi para pengelola hotel di tanah air. Tingkat Hunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi dua bulan lalu naik 2,05 poin menjadi 56,25 persen.
Sayangnya, para Wisman dan turis lokal umumnya mempersingkat lamanya tinggal di Indonesia. Rata-rata lama menginap turis lokal dan mancanegara hanya mencapai 1,96 hari atau turun 0,06 persen.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104/2015 yang membebaskan visa kunjungan bagi warga di 75 negara.
Penerbitan Perpres yang berlaku mulai kunjungan Oktober 2015 tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing sekaligus mendorong perekonomian nasional.
Berikut adalah asal negara Wisman terbanyak datang ke Indonesia:
1. Singapura 14,3 persen
2. Malaysia 12,03 persen
3. Australia 12,03 persen
4. Tiongkok 11,71 persen
5. Jepang 6,18 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya