Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sudah menjadi impian setiap muslim pergi ke Tanah Suci menjalankan haji. Namun antrean panjang membuat muslim harus bersabar. Alternatif lain adalah menjalankan ibadah haji kecil atau umrah.
Besarnya keinginan umrah ini lalu menjadi peluang bisnis bagi segelintir pihak. Banyak perusahan travel menawarkan penawaran menarik. Bila perlu membanting tarif umrah serendah mungkin.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji Khusus Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) KH Hafidz Taftazani seperti dikutip dari laman Kemenag mengakui, banyak hal mesti dibenahi dalam pelayanan umrah. Termasuk keberanian pemerintah memberangun agen travel umrah nakal.
“ Banyak yang telah dilakukan Kementerian Agama. Semua untuk melindungi masyarakat dari incaran travel-travel nakal,” katanya.
Gerakan lima pasti umrah yang digaungkan Kementerian Agama mulai memberikan resonansi. Hal itu salah satunya ditandai dengan munculnya keberanian masyarakat untuk mengadukan travel nakal kepada pihak kepolisian.
Dalam beberapa bulan terakhir, Kemenag melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah terus melakukan sosialisasi Gerakan Lima Pasti Umrah. Kemenag bahkan secara khusus membentuk Tim Khusus Penegakan Hukum (Timsusgakum) untuk mengawal jamaah umrah yang menjadi korban penipuan travel nakal.
Bekerjasama dengan Bareskrim Polri, tim ini melakukan penegakan dan penertiban hukum kepada travel yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum.
KH Hafidz mengataan, tugas terpenting pemerintah saat ini adalah mengedukasi masyarakat salah satunya terkait besaran rasional biaya umrah. Diakuinya, banyak travel yang menawarkan paket umrah dengan biaya yang sangat murah dan tidak masuk akal.
Kondisi ini membuat jamaah yang tidak tahu berpotensi menjadi korban penipuan. " Jangan sampai mereka melakukan kebodohan," ujarnya.
Menurut KH Hafiz, masyarakat sebenarnya bisa dengan mudah mengetahui nakal tidanya sebuah agen travel dari tarif yang ditawarkan. Diungkapkannya, agen travel dengan tarif umrah antara Rp 16 juta atau Rp 17 juta dipastikan masuk penipuan.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Bina Haji dan Umrah Nahdlatul Ulama (Asbihu NU) ini, menjelaskan, harga minimum umrah dengan menggunakan paket ekonomi pesawat yang tidak langsung (transit) adalah Rp 25 juta untuk 9 hari. Sementara untuk pesawat langsung (tanpa transit), harganya mencapai Rp 28 juta.
Sedangkan untuk pesawat langsung (tanpa transit) tapi eksekutif, minimum 30 juta.
“ Jadi ada tiga kelas yang bisa dipilih calon jamaah umrah. Jamaah juga harus mendapatkan pelayanan, kenyamanan, perlindungan, keamanan serta pembinaan,” ungkapnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya