Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Uang Logam Rupiah. (Foto: Feed.merdeka.com)
Dream – Setiap uang yang beredar di dunia, termasuk rupiah, tentunya telah dibekali pengaman. Tujuannya, uang tersebut tidak bisa dipalsukan.
Biasanya, pengaman banyak terdapat di uang kertas. Sebut saja benang pengaman dan tanda air (watermark) ditaruh di uang kertas rupiah supaya orang bisa mengetahui keasliannya. Gambar rectoverso pun juga menjadi salah satu unsur pengaman uang kertas rupiah.
Tak hanya unsur pengaman yang menggunakan teknik 3D (dilihat, diraba, diterawang), uang kertas rupiah juga menggunakan unsur pengaman yang harus menggunakan alat bantu untuk melihatnya. Misalnya, invisible ink yang akan berpendar kalau terkena sinar ultraviolet (UV).
Jika unsur pengaman uang kertas bisa dengan mudah diketahui, bagaimana dengan uang logam? Berbahan logam, uang ini tentu tak bisa diterawang. Seperti apa unsur pengaman di uang logam?
Dilansir dari laman resmi Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), Minggu 18 Desember 2016, uang logam memiliki ukuran pengamanan atau sekuriti pada cetakan uang logam yang berbeda dengan uang kertas. Nah, unsur pengaman pada uang logam ini terletak pada kualitas bahan yang digunakan, kerumitan desain, dan ketajaman pencetakan.
Sekarang, sudah tahu, kan, unsur pengaman di uang logam rupiah?
(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan