Modest Fashion ISEF 2020 Berkonsep 'Sustainable Fashion'

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 26 Oktober 2020 14:33
Modest Fashion ISEF 2020 Berkonsep 'Sustainable Fashion'
Digelar virtual, Sahabat Dream jangan lupa saksikan ya.

Dream - Indonesia telah lama memancangkan target menjadi pusat industri halal global. Berbagai produk fesyen muslim Indonesia didukung baik dari segi kualitas maupun pemasarannya karena sudah diakui sebagai komoditi potensial untuk pasar internasional.

Untuk memasarkan busana muslim Indonesia ke skala global, Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC) bersinergi dalam menyelenggarakan modest fashion show sebagai rangkaian acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Penyelenggaraan ISEF yang memasuki tahun ke-7, mengusung tema “ Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth through Promoting Halal Industries for Global Prosperity”. Acara ini  akan jadi kegiatan ekonomi syariah internasional secara virtual pertama yang mengintegrasikan seluruh komponen penggerak ekonomi syariah.

”Sebagai bentuk inklusivitas strategi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, ISEF 2020 kembali menyertakan pelaku usaha syariah untuk mendukung pengembangan ekosistem halal value chain di mana fesyen muslim merupakan salah satu sektor prioritas di dalamnya,” ungkap Prijono, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Diungkapknya Prijono, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menjadi pusat fesyen muslim dunia. BI mengharapkan seluruh masyarakat dapat bersama-sama berpartisipasi aktif dalam memajukan dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia khususnya di sektor fesyen.

Di kesempatan yang sama, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Diana Yumanita mengatakan, wujud konsistensi Indonesia dalam upaya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia diperlihatkan dengan tetap menggelar event tahunan ISEF. Di  tahun ini, ISEF digelar secara virtual karena masih adanya pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

“ Kami berharap keberlangsungan ISEF di tengah pandemi dapat mengintegrasikan kolaborasi dan komunikasi antara pelaku ekonomi syariah secara inklusif dan berkelanjutanselain serta memberikan optimisme bagi para pelaku usaha dan masyarakat.” Jelas Diana.

Diketahui, Modest Fashion ISEF tahun ini diselenggarakan secara vitual dengan mengangkat tema “ Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle”. “ Dengan platform virtual, modest fashion show dapat diselenggarakan lebih interaktif dan dinamis. Selain modest fashion show yang akan disiarkan melalui live streaming, para desainer berkesempatan untuk mempresentasikan koleksi rancangannya secara utuh,” ungkap Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC).

Modest Fashion ISEF 2020 dijadwalkan secara virtual pada 28-31 Oktober 2020 dengan menghadirkan 12 sesi virtual fashion show, 164 desainer/brand, 720 look, dan 180 model.

1 dari 5 halaman

Kegiatan virtual fashion show akan dilengkapi business matching yang mempertemukan desainer dengan buyer.

Berbasis virtual, Modest Fashion ISEF 2020 memberikan kesempatan pula kepada 325 brand terpilih untuk mengikuti Digital Trade Show mulai 1 September sampai 2 Desember 2020 yang bekerja sama dengan online marketplace BukaLapak.

Tema “ Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle” diangkat sebagai suatu gerakan dan pesan yang kuat dalam penyelenggaraan Modest Fashion ISEF 2020.

Konsep sustainable fashion bukan sebatas produk fesyen, namun terkait dengan sustainable lifestyle, yaitu gaya hidup berkelanjutan yang mengacu pada tiga prinsip dasar sustainable: sosial, ekonomi, dan lingkungan.

 

2 dari 5 halaman

Konsep sustainable fashion

Modest Fashion ISEF 2020 mengajak para partisipan, baik produsen maupun konsumen untuk semakin peduli dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan dengan memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat, keselarasan lingkungan, dan kesejahteraan bersama.

Konsep sustainable fashion juga makin diperkuat dalam produk fesyen yang akan ditampilkan Modest Fashion ISEF 2020, yaitu penggunaan bahan baku dan SDM lokal untuk menggerakkan perekonomian lokal namun mengacu pada inspirasi tren global dan kepedulian akan lingkungan hidup dan sosial.

Selain itu, koleksi busana disyaratkan untuk mengaplikasikan Trend Forecasting 2021/2022 dengan tema “ The New Beginning” tentang perubahan pola hidup menghadapi era baru.

Modest Fashion ISEF 2020© Modest Fashion ISEF 2020

 

3 dari 5 halaman

Ratusan desainer/brand

Dalam mempersiapkan produk yang siap bersaing global dilakukan proses kurasi Tim Kurator Modest Fashion ISEF 2020 yang terdiri dari fashion designer Taruna K. Kusmayadi, Deden Siswanto, dan Sofie untuk memilih desainer/brand yang sesuai pasar internasional.

“ Kriteria kurasi antara lain kategori busana muslim, mengaplikasikan inspirasi lokal dengan selera global, mutu desain dan produk yang baik, mengikuti tren fesyen global, memiliki buyer potensial, strategi penjualan dan bisnis yang baik, dan tentunya penggunaan bahan baku dan SDM lokal serta memiliki unsur sustainable dalam proses produksi,” jelas Deden Siswanto selaku Tim Kurator.

Proses kurasi memilih 164 desainer/brand untuk mengikuti fashion show dan business matching secara virtual dengan buyer lokal dan internasional.

Kemudian, program pendampingan (coaching) akan dilakukan untuk mempersiapkan 164 desainer/brand terpilih dalam membuat koleksi dan materi promosi, seperti katalog online dan campaign video.

Desainer/brand yang terpilih antara lain Ayu Dyah Andari, Deden Siswanto, Hannie Hananto, Irna Mutiara, Itang Yunasz, Kami Idea, Khanaan Shamlan, Kursien Karzai, Laudya Cynthia Bella, Monika Jufry, Najua Yanti, Nuniek Mawardi, Risa Maharani, Rosie Rahmadi, Sofie, TutyAdib, Vivi Zubedi, dan Wignyo Rahadi. 

 

4 dari 5 halaman

IKRA Indonesia tersebar di sejumlah daerah

Modest Fashion ISEF 2020© Modest Fashion ISEF 2020

Anggota Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA Indonesia) sektor fesyen yang terpilih melalui kurasi turut menampilkan karyanya dalam Modest Fashion ISEF 2020.

IKRA Indonesia yang diinisiasi Bank Indonesia dan Yayasan Vivi Zubedi merupakan platform yang mempertemukan pelaku usaha syariah antara lain sektor fesyen dalam melakukan pengembangan secara holistik untuk meningkatkan penetrasi produk fesyen syariah unggulan sehingga mampu menembus pasar global.

IKRA Indonesia telah memiliki anggota yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

 

5 dari 5 halaman

Bisnis dari hulu hingga hilir

Modest Fashion ISEF 2020© Modest Fashion ISEF 2020

Modest Fashion ISEF 2020 yang dilakukan secara virtual diharapkan dapat menstimulasi para pelaku usaha fesyen muslim Tanah Air untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi terkini yang berbasis digital.

Kemudian berkreasi dan berinovasi untuk menyesuaikan ekosistem bisnis fesyen dari hulu hingga hilir –produksi, pemasaran, dan promosi- agar dapat menangkap dan menguasai peluang di pasar lokal dan global.

Beri Komentar