Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jadwal Buka Puasa 13 Mei 2019, dan Maksud Anjuran Berbuka dengan yang Manis

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 13 Mei 2019 15:21
Jadwal Buka Puasa 13 Mei 2019, dan Maksud Anjuran Berbuka dengan yang Manis
Makanan manis yang dimaksud hanya kurma?

Dream - Menu buka puasa biasanya jadi perbincangan saat hari mulai beranjar sore. Setiap kali Ramadan, kita selalu mendengar pesan 'Berbukalah dengan yang manis' saat waktu buka puasa datang.

Pesan ini mengajurkan mengakhiri puasa dengan segala makanan maupun minuman manis. Karena pesan itulah, muncul banyak jenis makanan manis untuk berbuka puasa.

Di Indonesia sendiri terdapat beragam jenis makanan manis pembuka puasa.

Dikutip dari Bincang Syariah, anjuran berbuka dengan makanan manis merupakan ijtihad para ulama. Anjuran makanan manis muncul sebagai perluasan pemahaman akan kurma yang memiliki rasa manis.

Sebelum membahas lebih jauh tentang dasar pandangan berbuka dengan yang manis, kita perhatian dahulu jadwal waktu berbuka puasa hari kedelapan Ramadan 1440 H, bertepatan 13 Mei 2019 untuk Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Jadwal Buka Puasa Jakarta

Jadwal Buka Puasa 8 Ramadan 1440 H Jakarta

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id

Jadwal Buka Puasa Bandung

Jadwal Buka Puasa 8 Ramadan 1440 H Jakarta

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id

Jadwal Buka Puasa Semarang

Jadwal Buka Puasa 8 Ramadan 1440 H Semarang

Kredit: bimasislam.kemenag.go.id

 

1 dari 2 halaman

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan 1440 H

Berikut adalah jadwal buka puasa dan imsak sepanjang Ramadan 1440 H

Jadwal imsak dan buka Puasa

2 dari 2 halaman

Maksud Makanan Manis Hanya Kurma

Dasarnya pandangan ini adalah hadis riwayat Abu Daud.

Biasanya Rasulullah berbuka puasa dengan kurma muda sebelum sholat Magrib, jika tidak ada kurma muda maka berbuka dengan kurma matang, jika tidak ada kurma matang, maka Rasulullah meneguk beberapa teguk air.

Ar Rauyani mengqiyaskan kurma dengan makanan manis. Sehingga, jika tidak ada kurma berbuka boleh dengan makanan dan minuman manis.

Tetapi, terdapat ulama yang memandang terdapat keberkahan khusus pada buah kurma. Sehingga, manisnya kurma tidak bisa diqiyaskan dengan makanan lain.

Dasarnya adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Umair, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

" Sesungguhnya ada pohon yang daunnya tidak berguguran dan ia merupakan permisalan seorang muslim. Pohon apakah itu?" Aku (Ibnu Umar) menyangka yang dimaksud adalah pohon kurma. Namun aku enggan " Wahai Rasulullah, itu adalah pohon kurma." Maka aku berpaling. Karena aku terlalu muda untuk bicara kepada mereka, jadi aku diam saja. Rasulullah SAW pun memberitahu jawabannya: “ Pohon tersebut adalah pohon kurma.”

 

Beri Komentar