Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi
Dream - Industri hotel di Tanah Air bakal kehadiran pemain baru namun muka lama. Jejaring hotel milik pengusaha Sukamdani Sahid, Sahid Group, mengaku tertarik untuk mengembangkan bisnis syariah. Bahkan mereka berencana untuk membangun hotel syariah.
" Kami memang ada pemikiran (untuk membangun) hotel syariah. Portofolio kami memang ke situ," kata Vice President Sahid Group, Hariyadi Sukamdani, di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu, 26 Oktober 2016.
Hariyadi mengakui adanya tren yang cukup bagus di sektor usaha hotel syariah. Tak hanya mengedepankan konsep hotel sesuai syar'i, hotel syariah juga sudah mulai banyak yang menyuguhkan gaya hidup.
" Hotel syariah tumbuh bagus," kata dia.
Jika tak ada aral melintang, Hariyadi menyebutkan Sahid Group berencana membangun sebuah hotel di Gunung Menyan, Bogor. Nantinya, hotel syariah ini akan berkapasitas 80-100 kamar. Hotel tersebut berdekatan dengan Institut Agama Islam dan pesantren.
" (Pembangunannya) ditunda tahun depan karena melihat perekonomian yang slowing down," kata dia.
Selain membangun hotel syariah, Sahid juga berencana akan mengkonversi satu hotel di Lampung menjadi hotel syariah. Konversi ini juga akan dilakukan tahun depan.
" (Hotel) di Lampung juga kami pertimbangkan untuk convert menjadi syariah. Tidak hanya mengubah hotel menjadi syariah, tapi juga sepaket dengan renovasi dan dihitung utuk okupansi atau apa," kata dia.
Hariyadi mengatakan pihaknya belum bisa memberikan angka investasi untuk pembangunan hotel syariah.
" Belum, belum dihitung. Kalau dihitung tahun ini, tapi bangunnya tahun depan, nanti harganya bisa naik," kata dia.(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari