7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Presiden Joko Widodo Dan Ibu Negara Saat Berada Di Pesawat Kepresidenan (Setkab.go.id)
Dream - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke empat negara Eropa tak sia-sia. Perjalanan 5 hari ke Benua Biru itu berhasil membawa uang US$ 20 miliar, setara Rp 263,9 triliun, dalam bentuk investasi di Tanah Air.
Seperti diketahui, Presiden melakukan kunjungan kerja ke 4 negara anggota Uni Eropa yaitu Republik Federal Jerman, Kerajaan Inggris, Kerajaan Belgia, dan Kerajaan Belanda.
Dalam setiap kunjungan ke-4 negara tersebut, Presiden juga menghadiri forum bisnis pengusaha Indonesia dan pengusaha setiap negara kunjungan.
“ Total deal business to business yang saya catat, ini di luar kita, ada US$ 20,5 miliar,” kata Jokowi mengutip laman Setkab, Senin, 25 April 2016.
Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma (23/4), Presiden mengungkapkan di setiap negara yang dikunjungi, komitmen dan prioritas kerja sama yang diusung berbeda-beda.
Di Jerman, Indonesia hanya fokus pada satu hal yaitu pelatihan dan pendidikan vokasi.
“ Vocational school, vocational training untuk menciptakan tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan kompetitif,” kata Presiden
Dalam kunjungan ke Inggris, lanjut Presiden, fokus kerja samanya yaitu di bidang kreatif ekonomi dan industri kreatif.
“ Nanti akan segera ditindaklanjuti oleh Bekraf. Saya senang kemarin melihat lima desainer muda Indonesia yang memajang produknya di department store besar yang ada di London,” ungkap Presiden.
Sementara Belgia atau juga dengan Uni Eropa, kata Presiden, kecepatan Indonesia dalam menyelesaikan scoping paper Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sangat dihargai.
“ Kita tinggal melanjutkan kepada negoisasinya,” ujar Jokowi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?