Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Tidak Percaya Robot Bisa Menggantikan Pekerjaan Manusia. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Berkembangnya kecerdasan buatan membuat banyak orang khawatir akan kehilangan pekerjaan karena digantikan oleh robot. Meski demikian, tak semua percaya dengan kekhawatiran tersebut.
Salah satunya Presiden Joko Widodo. Mantan wali kota Solo yang beken dengan nama Jokowi ni justru yakin revolusi industri 4.0 akan membuka lapangan kerja yang lebih banyak untuk manusia.
“ Artinya apa? Apakah revolusi industri ini sebuah peluang besar? Jawaban saya, iya, kalau kita mempersiapkan, merencanakan, dan mengantisipasi ini. Apakah revolusi 4.0 ini sebuah ancaman? Menurut saya, jawabannya iya dan tidak,” kata Jokowi, sebagaimana dikutip Dream dari Liputan6.com, Rabu 4 April 2018.
Jokowi mengatakan, riset McKinsey pada 2015 menyebut dampak revolusi industri 4.0 akan 3 ribu kali lebih dahsyat daripada revolusi industri pertama pada abad ke-19.
Dua tahun kemudian, lembaga tersebut memprediksi revolusi industri 4.0 akan menghilangkan 800 juta lapangan kerja di dunia mulai dari sekarang hingga 2030 dan pekerjaan akan diambil alih oleh robot dan mesin dalam 12 tahun ke depan.
“ Kalau yang ini, saya enggak percaya, enggak percaya. Kalau yang pesimis, saya enggak percaya atau paling enggak, rada enggak percaya,” kata dia.
Jokowi mengatakan keyakinan ini saat meluncurkan Peta Jalan Making Indonesia 4.0—sebuah roadmap bagi industri Indonesia untuk memasuki era digital yang sedang berjalan. Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Jokowi, sejumlah menteri kabinet, dan para pelaku usaha di sektor industri.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato, mengatakan peta jalan ini akan memberikan arah untuk pergerakan industri nasional masa depan.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan