Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Salah satu acara yang paling ditunggu ketika belanja di pusat perbelanjaan adalah gebyar diskon besar-besaran.
Biasanya, ketika ada promosi diskon besar-besaran, pusat perbelanjaan akan memasang label khusus berwarna merah atau kuning pada item yang dijual.
Dan pelanggan, yang kebanyakan adalah kaum wanita, akan menyangka item berlabel merah atau kuning itu bisa menghemat pengeluaran belanja mereka.
Namun tidak semua diskon dengan label merah dan kuning itu benar-benar adalah diskon. Bisa saja itu adalah tipuan yang dilakukan manajemen pusat perbelanjaan.
Baru-baru ini, seorang warga Filipina, sebut saja Cha-cha, hampir saja menjadi korban item berlabel merah di sebuah pusat perbelanjaan terkenal di negara itu.
Beruntung, Cha-cha teliti memeriksa barang yang akan dibeli. Dia sempat melihat ada yang janggal dengan label harga yang ditempeli kertas warna merah.

Pada kertas label warna merah, pusat perbelanjaan menulis harga 449,75 Peso. Tapi di balik label warna merah itu tertera harga sesungguhnya yaitu 334,75 Peso.
Label diskon palsu itu jelas merupakan bentuk manipulasi yang sering kali dilakukan oleh pusat perbelanjaan untuk menarik banyak orang.
Dan jika Cha-cha tidak memeriksa label harga itu terlebih dahulu, dia akan menjadi salah satu korban penipuan pusat perbelanjaan.
Cha-cha kemudian memutuskan untuk berbagi pengalamannya itu di Facebook. Dia ingin memperingatkan netizen agar selalu memeriksa harga asli sebelum membeli sesuatu.
Sebagian netizen merasa terkejut dengan penemuan Cha-cha. Sebab banyak yang tidak percaya bahwa diskon palsu ternyata memang benar adanya.
Setelah menjadi viral, postingan Cha-cha sampai ke manajer pusat perbelanjaan. Dalam postingan terbarunya, Cha-cha mengklaim bahwa manajer pusat perbelanjaan telah meneleponnya.
Menurut Cha-cha, manajer ingin mengatur pertemuan dengannya untuk mengatasi masalah tersebut.
(ism, Sumber: viral4real.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam