Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perry Warjiyo Terpilih Sebagai Gubernur Bank Indonesia Periode 2018-2023.
Dream – Perry Warjiyo resmi menjadi gubernur terpilih Bank Indonesia (BI). Nantinya, dia akan resmi menjabat sebagai pimpinan baru BI per 23 Mei 2018.
Apa saja rencana kerjanya?
Perry akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan kondisi fundamentalnya. “ Ini sudah digariskan sesuai selama ini dan terus akan kami lakukan,” kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 4 April 2018.
Dia mengatakan BI siap mengintervensi pasar jika nilai tukar rupiah terkoreksi terlalu dalam. Misalnya, memasok dolar AS di pasar valuta asing (valas) dan membeli surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.
Lulusan Iowa State University ini juga akan memperdalam pasar keuangan—akselerasi pendalaman pasar keuangan menjadi salah satu prioritas kebijakan BI dan akan terus dilakukan.
“ Begitu banyak sudah kita lakukan dan capai antara lain misalnya untuk volume pasar valas yang sekarang ini rata-rata bagus ya 6 miliar per hari dan juga instrumen derivatif (produk turunan) pelindung nilai itu kurang lebih 40 persennya dan itu mendukung juga stabilitas nilai tukar,” kata dia.
Perry akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan menjadikan pasar keuangan untuk mendorong pembiayaan proyek infrastruktur.
“ Fokusnya adalah seperti itu sehingga infrastruktur yang memang bisa dibiayai secara komersial oleh swasta itu bisa dibiayai atau diterbitkan oleh sekuritas dan lain-lain. Ini bisa mengurangi beban, baik fiskal maupun bebannya APBN,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya