Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Yang Merasa Lebih Produktif Bekerja Di Luar Kantor.
Dream – Saat ini, banyak orang menyukai bekerja di luar kantor. Misalnya dari rumah atau tempat lainnya. Mereka yang doyan bekerja remote punya alasan khusus. Salah satunya adalah produktivitas kerja.
Dilansir dari Forbes, Selasa 3 April 2018, berdasarkan survei tahunan FlexJobs, lebih dari 5.500 orang lebih suka bekerja di luar kantor.
Berdasarkan survei yang dilakukan Agustus tahun lalu, 72 persen responden menjawab bisa memilih pekerjaan mana yang bisa dipilih agar bisa mencapai keseimbangan kerja. Sebanyak 69 persen responden menjawab bisa mengendalikan jadwal yang fleksibel dan 60 persen karena biaya.
“ Keseimbangan hidup-pekerjaan bisa menjadi pilihan nomor satu yang terdaftar dalam survei sejak 2013,” kata spesialis karier senior di FlexJobs, Brie Weiler Reynolds.
Reynolds mengatakan, 66 persen responden mengaku lebih produktif ketika bekerja di luar kantor.
Mengapa? 76 persen responden mengaku gangguan kerja menjadi lebih sedikit dan 70 persen lainnya menghindari tekanan pekerjaan.
Ada juga 69 persen responden yang ingin menghindar dari politik kantor, 62 persen ingin bekerja di tempat yang lebih tenang, 54 persen bisa memakai pakaian yang lebih nyaman, dan 46 persen ingin suasana kerja berubah, dan 46 persen mengaku karena kurangnya pertemuan dengan orang kantor.
“ Pengusaha harus bisa merangkul karyawan yang bekerja jarak jauh dan jadwal yang fleksibel yang dinamis juga,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya