Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Sumber: Dream.co.id
Dream – Digitalisasi UMKM seolah tidak bisa dihindari lagi. Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah terus menggalakkan program UMKM Level Up.
Namun harus diakui bahwa kemampuan UMKM untuk proses digitalisasi ini tidaklah sama. Pemerintah mengelompokkan mereka menjadi empat tingkatan.
“ Jadi kami ada 4 level, mulai dari beginner, observer, adopter, terakhir leader,” kata Ketua Tim Adopsi Teknologi Digital UMKM Kemkominfo, Puti Adela Elvina, dalam talkshow di Dream Day Ramadan Fest 2023 di Hall A JCC, Rabu 5 April 2023.
Karena itu, tambah Puti, pendampingan ini dilakukan dengan tujuan menaikkan tingkatan kelas UMKM agar tidak stagnan di kelas tersebut. Karena literasi digital yang tidak merata, maka diperlukan penyesuaian di tiap pelatihan oleh fasilitatornya.
“ Kadangkala UMKM yang produsen ini umurnya beda dengan yang reseller, dari data yang kami dapat umurnya itu diatas 40-50 tahun ke atas, oleh karena itu kami menyesuaikan dengan level tiap UMKM, kami minta fasilitator tadi lalu disesuaikan modulnya, jadi gak sama rata semua,” tuturnya.

Pendampingan terhadap UMKM dilakukan secara online melalui berbagai platform ataupun offline dengan cara mendatangi langsung lokasi.
Pelatihan akan ini menargetkan total 20 ribu UMKM dan akan dilakukan selama 6 bulan. Dalam pelatihan ini UMKM akan diajari cara memaksimalkan menggunakan fitur di e-commerce.
Diantaranya seperti bagaimana cara foto produk, cara deskripsi produk, menggunakan big data analytic bahkan cara menggunakan chatbot agar mereka tidak perlu membalas pesan satu persatu.

Jika awalnya hanya terkait digital, namun lama kelamaan UMKM juga bertanya mengenai bisnis. Karena itu, untuk memaksimalkan pelatihan saat ini fasilitator diharuskan memiliki dua kompetensi yaitu di bidang digital dan juga bisnis.
Adapun program ini dilakukan di 15 wilayah penugasan, yaitu DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat. (x)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol