4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Boenjamin Setiawan (Foto: Merdeka.com)
Dream - Pendiri Kalbe Farma Boenjamin Setiawan meninggal dunia pada Selasa, 4 April 2023 di usia 89 tahun. Dia akan dimakamkan di San Diego Hill, Karawang pada Sabtu, 8 April 2023.
Boenjamin Setiawan merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia 2022 versi Forbes. Dia memiliki harta sebesar US$4,8 miliar dan menduduki peringkat delapan.
Boenjamin menjadi Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk sejak 1991-2008. Pada 2008, posisinya didigantikan oleh keponakannya sendiri, Bernadette Ruth Irawati Setiady.
Meskipun menyandang predikat sebagai salah satu orang orang terkaya di Indonesia, Boenjamin lahir dari keluarga tukang kerupuk. Pria kelahiran 23 September 1933 ini memulai pendidikan Sekolah Dasar di Tegal. Dia menamatkan pendidikan SMP dan SMA-nya di Jakarta.
Melansir dari berbagai sumber, Benjamin dikenal dengan nama 'Dr. Boen', dia berhasil lulus sebagai dokter dari Universitas Indonesia pada 1958. Sejak 1955-1986, ia juga menjabat sebagai dosen pengajar bagian Farmakologi FKU I.
Tak hanya itu, 'Dr. Boen' memperoleh gelar Ph.D dari University of Californa San Francisco pada 1961. Bahkan dia pernah menjadi dosen muda di University of California San Francisco Medical Center bagian Farmakologi FKUI.
Dia mendirikan Kalbe Farma pada 1966 yang hanya berawal dari garasi. Awalnya Kalbe menggarap obat-obat etikal (obat dengan resep dokter), dan berlanjut memproduksi obat-obat bebas (over the counter/OTC).
Adapun produk yang dikembangkan antara lain Promag, obat batuk Wood's, Neuralgin, Mixagrip, Komix, Extra Joss dan Prenagen.
Kalbe Farma lantas berkembang pesat menjadi perusahaan farmasi terdepan di Indonesia. Distribusi Kalbe Farma menjangkau lebih dari satu juta outlet di seluruh kepulauan Indonesia dengan lebih dari 17.000 karyawan
Kalbe berkembang menjadi Kalbe Group yang terdiri dari beberapa lini, di antaranya farmasi, makanan kesehatan, bisnis pengepakan, distribusi, pergudangan, sarana riset modern, pendidikan (Kalbis Institute) dan rumah sakit.
Di ranah internasional, Kalbe Farma hadir di negara-negara ASEAN, Nigeria, dan Afrika Selatan, dan menjadi perusahaan produk kesehatan nasional yang dapat bersaing di pasar ekspor.

Kalbe telah membangun kekuatan riset dan pengembangan dalam bidang formulasi obat generik. Melalui aliansi strategis dengan mitra-mitra internasional, Kalbe merintis beberapa inisiatif riset dan pengembangan yang banyak terlibat dalam kegiatan riset mutakhir di bidang sistem penghantaran obat, obat kanker, sel punca dan bioteknologi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
