Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perusahaan Real Estate Membuat Kampus Virtual. (Foto: Oddity Central)
Dream – Perusahan yang baru merekrut pegawai biasanya akan menggelar pendidikan untuk para newby. Pelatihan biasanya digelar di kantor atau lokasi tertentu dengan maksud membuat si pegawai memiliki pengetahuan tentang perusahaan atau cara berjualan yang efektif pada para sales.
Tapi cara pelatihan yang dilakukan perusahaan real estate ini benar-benar berbeda. Kamu akan dibuat takjub dengan ide mereka.
Perusahaan agen properti itu bernama eXp Realty. Meski bersatus perusahaan properti, namun manajemennya tak pelit dalam berinvestasi di sektor teknologi khususnya, virtual reality (VR).
Dilansir dari Odditty Central, Minggu 15 Juli 2018, eXp Realty membangun kantor VR yang memungkinkan para agen dan broker berinteraksi dan bersosialisasi di tempat tersebut.
Pendiri dan CEO eXp Realty, Glenn Sanford, mendirikan perusahaan pada 2007. Ketika itu, pasar properti sedang jatuh. Sanford mengatakan dia tak sanggup membeli/menyewa ruang kantor untuk bekerja.
Sanford dan tim memutuskan untuk membuat kantor virtual dan mengandalkan layanan Google Docs, spreadsheet, solusi manajemen proyek, dan aplikasi Slack untuk membantu karyawannya bekerja sama tanpa berbagi ruang yang sama. eXp Realty juga memanfaatkan teknologi cloud.
Sepintas kampus VR yang bernama VirBella ini mirip dengan permainan. Tapi di tempat inilah perusahaan pialang bisa menggunakan kampus virtual untuk melatih karyawannya. Pada awal 2018, eXp Realty memiliki sekitar 6.500 broker. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 12 ribu.
“ Kampus virtual adalah bagian besar dari mesin pertumbuhan kami. Jika kami memiliki kantor fisik, pertumbuhan ini tidak akan terjadi,” kata Chief Technology Officer, Scott Petronis.
Kampus ini juga bisa merekrut talent terlepas dari lokasinya. Selama memiliki koneksi internet, orang-orang VirBella bisa berinteraksi dengan teman-teman mereka dan manajemen perusahaan melalui avatar.
“ Orang-orang kami dapat berkolaborasi dan merasa mereka benar-benar ada bersama. Mereka bisa memiliki pengalaman seperti berada di kantor, berdiri di depan papan tulis, dan benar-benar bisa ngobrol,” kata Petronis.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya