Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pekerja Tiongkok Sedang Membuat Kereta (pri.org)
Dream - Indonesia bakal memiliki salah satu kereta tercepat kedua di dunia. Ambisi ini tercapai jika Indonesia menyetujui proyek Jakarta-Bandung High Speed Railway (JKT-BDG HSR) yang diusung Tiongkok.
" Kereta supercepat JKT-BDG HSR akan menjadi yang pertama beroperasi dengan kecepatan 350 kilometer/jam di luar China, di Asia, bahkan di seluruh dunia," ungkap keterangan tertulis Kedubes Tiongkok seperti dikutip Dream, Selasa, 11 Agustus 2015.
Pemerintah Tiongkok mengklaim proyek pembangunan kereta supercepat Indonesia akan menggunakan produk mereka. Bahkan, saat ini konsorsium Tiongkok dan Indonesia mengaku telah menyelesaikan studi kelayakan sesuai rencana yang dibuat.
Dalam proposalnya yang disampaikan Chairman of the National Development and Reform Commision, Xu Shaoshi, Tiongkok siap membangun jalur sepanjang 150 kilometer dengan dukungan kereta berkecepatan 350 kilometer/jam.
Di sepanjang jalur akan berdiri 8 stasiun yang menghubungkan Gambir, Manggarai melalui Halim. " Lokasi stasiun akan berada di dekat wilayah yang sudah terhubung rel kereta dan sistem transportasi publik," ungkap keterangan tersebut.
Untuk urusan biaya, Tiongkok berjanji seluruh total biaya akan memberikan keuntungan bagi kedua negara.
Tiongkok juga diap memberikan fasilitas pembiayaan bertenor 40 tahun dengan grace periode 10 tahun.
Sebagai pemain baru bisnis kereta super cepat, Tiongkok menjanjikan sanggup menyelesaikan proyek ini adalah tiga tahun. Yang berarti, seluruh proses konstruksi akan siap berjalan pada 2018 dimulai September 2015.
Dalam hal pengoperasian, Tiongkok menawarkan dibentuknya perusahaan konsorsium dari kedua negara.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya