Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Mahathir Mohammad (Straits Times)
Dream - Mahathir Mohammad memulai kerjanya sebagai Perdana Menteri Malaysia dengan mengembalikan uang negara yang hilang dalam skandal megakorupsi 1 Malaysian Development Berhad (1MDB). Untuk itu, dia berencana menunjuk penasihat dari Kementerian Keuangan.
Penasihat itu akan mengawasi pemulihan miliaran dolar AS dana negara yang dicuri rezim Najib Razak dari 1MDB. Di bawah penasihat tersebut, penyelidikan kasus megakorupsi itu kembali dibuka, dilaporkan Straits Times.
Skandal 1MDB tidak hanya masalah internal Malaysia. Setidaknya ada enam negara, termasuk Amerika Serikat dan Singapura, melakukan penyelidikan atas kasus dugaan penyelewengan dana lebih dari US$4,5 miliar, setara Rp62 triliun dari 1MDB oleh Najib saat menjabat sebagai Perdana Menteri.
Departemen Kriminal AS telah menggelar penyelidikan dan melayangkan gugatan perdata untuk mengembalikan sejumlah aset senilai US$1,7 miliar, setara Rp23 triliun. Aset-aset tersebut disebut dibeli menggunakan dana 1MDB yang dicuri.
Malaysia berencana menghubungi otoritas AS yang terkait untuk kembali menyelidiki kasus ini.
Skandal ini mencuat pada 2015 dan penyidikan tim gabungan sudah menemukan benang merah atas kasus tersebut. Tetapi, penyidikan berhenti lantaran Najib melakukan perombakan total kabinet, termasuk menonaktifkan Jaksa Agung kala itu yang memimpin penyidikan.
Kemudian, Najib membantah dana yang masuk ke rekening pribadinya berasal dari 1MDB. Jaksa Agung yang baru kemudian membebaskan Najib dari segala tuduhan dan menyatakan dana tersebut murni sumbangan keluarga Kerajaan Arab Saudi.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya