Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dua puluh lima tahun setelah berlalunya Americans with Disabilities Act (ADA) yang mengatur hak-hak orang-orang Amerika dengan kebutuhan khusus, Patrick Hughes Jr, pendiri dan CEO dari Inclusion Solutions, masih mendengar kesenjangan. Terutama di antara mereka yang khususnya dalam mendapatkan akses atau menjalankan bisnis.
Dalam pertemuan terakhir, Hughes mengetahui bahwa Joe Martin, yang anggota dewan kota dengan quadriplegia, tidak bisa menembus 95 persen pintu bisnis di kotanya di Appleton, Wisconsin. Padahal sebagian besar mengaku telah mengadopsi ADA.
" Perusahaan-perusahaan ini berpikir mereka ramah orang berkebutuhan khusus karena merasa telah memenuhi persyaratan minimum," jelas Hughes, seperti dikutip dari Entrepreneur, Sabtu 3 Oktober 2015. " Namun standar minimum bertentangan dengan semangat karena di sini semangat telah hilang."
Membantu pemilik usaha mematuhi persyaratan dan menyebarkan semangat ADA adalah misi Inclusion Solutions. Perusahaan berbasis di Evanston, Illinois ini menciptakan berbagai produk hemat biaya yang membuat ruang komersial, drive-thru, pompa bensin dan tempat-tempat umum lainnya lebih mudah diakses oleh orang-orang berkebutuhan khusus.
Produk mereka BigBell memudahkan restoran atau toko saat melayani pelanggan yang kesulitan dengan mobilitas. Para pelanggan khusus tersebut bisa membunyikan bel pintu nirkabel sehingga pemilik bisnis dapat membukakan pintu dan menyediakan kursi roda jika diperlukan.
Ketika tahu orang-orang dengan gangguan pendengaran tidak dapat memanfaatkan drive-thru dengan sistem speaker, Hughes menciptakan OrderAssist. Alat ini memudahkan pelanggan dengan gangguan pendengaran untuk memesan makanan melalui drive-thru.
Diadopsi di lebih 60 restoran Culver. OrderAssist ternyata laku keras, Hughes mengatakan. " Ketika berbicara masalah drive-thru metrik, semuanya tentang kecepatan dan ketepatan." Tapi dengan jutaan pelanggan yang sebagian memiliki gangguan pendengaran, bisnis perlu beradaptasi.
Produk lain Inclusion Solutions adalah FuelCall yang bisa mengatasi kesulitan orang-orang berkebutuhan khusus untuk mengisi bahan bakar sendiri di SPBU. Selama ini warga dengan kebutuhan khusus diminta untuk membunyikan klakson saat akan minta layanan. Namun cara ini dianggap tidak cocok untuk berbagai alasan.
Beberapa pelanggan berkebutuhan khusus tidak ingin menarik perhatian dan mereka juga tidak yakin ada yang mau membantu mereka. Dengan FuelCall, pelanggan berkebutuhan khusus bisa menekan tombol untuk meminta bantuan secara diam-diam.
FuelCall mendapat dukungan luar biasa dari senator Illinois Tammy Duckworth yang menjadi veteran militer yang kehilangan kedua kakinya dalam pertempuran. Dengan dukungannya, dan dengan dana dari Departemen Pertahanan, sistem FuelCall kini dipasang di 275 pangkalan militer dan SPBU untuk memastikan akses ke personil militer berkebutuhan khusus.
Meski Hughes mengakui sulit untuk menilai ROI, dampak pada mereka yang menggunakan produk-produknya jelas. Dia mengutip salah satu pengguna awal OrderAssist: " Aku melihat wanita ini menggunakan drive-thru untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia menangis." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya