Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menulis sebuah resume yang sangat detail saat melamar pekerjaan dianggap sangat perlu bagi sebagian orang. Selain berharap bisa diterima kerja dengan cepat, resume yang ditulis detail akan membuat bangga yang membuatnya.
Namun hal paling penting dalam menulis resume adalah menyajikan semua prestasi yang sudah dicapai dalam konteks yang lebih besar yang dapat dengan mudah dipahami oleh perusahaan -dan mencerminkan bagaimana keterampilan Anda bisa diterapkan saat bekerja.
Jika perlu Anda bisa menulis resume secara ringkas yang membuat seorang manajer yang sibuk benar-benar akan menghargainya. Jadi, seperti dikutip dari Gulf News, Sabtu, 3 Oktober 2015, jika Anda sudah siap untuk meninjau dan merevisi resume sebelum masuk ke pasar kerja, perhatikan aspek-aspek berikut:
Memberikan gambaran besar
Usahakan untuk menulis gambaran besar dari semua proyek dan prestasi yang telah dicapai di masa lalu. Anda bisa menjelaskannya secara detail saat dipanggil wawancara. Jadi di atas kertas, Anda harus menulis secara jelas, mudah dan yang penting spesifik.
Singkatnya, gunakan kata-kata spesifik untuk menggambarkan ukuran, skala, dan seberapa penting pekerjaan Anda.
Gunakan kata-kata kerja yang kuat
Dalam poin-poin singkat yang menjelaskan apa yang Anda lakukan di masa lalu atau saat ini, Anda perlu menyeimbangkan antara kejujuran dan presentasi. Untuk gunakan kata-kata kerja kuat seperti memimpin, mengembangkan, memperkenalkan, dan lain-lain. Banyak yang masih malu menggunakan kata-kata kerja yang sifatnya lemah atau tidak memberi kesan kuat seperti membantu, berpartisipasi, mendampingi.
Meskipun Anda tidak harus mengklaim bahwa Anda telah memimpin tim kecuali jika Anda benar-benar melakukannya, cobalah untuk memberi diri Anda kredit penuh jika Anda memang mengambil posisi kepemimpinan pada sebuah proyek atau tim. Di luar gelar, perusahaan akan membaca yang tersirat untuk mengetahui seberapa jauh jangkauan Anda dan dampaknya dalam pekerjaan masa lalu.
Jika Anda memilih untuk menggunakan kata kerja yang kurang kuat, perusahaan mungkin akan menilai Anda dalam kapasitas yang lebih rendah dari apa yang sebenarnya Anda bisa lakukan.
Berorientasi pada hasil
Banyak orang yang bingung untuk memasukkan deskripsi pekerjaan dalam resume mereka. Padahal pengusaha mencari kandidat kuat melalui pendekatan ini.
Cara yang lebih baik untuk menyajikan deskripsi pekerjaan adalah untuk menunjukkan pengaruh Anda dalam meningkatkan hasil di masa lalu. Misalnya menunjukkan lead penjualan Anda. Tekankan pada apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan proses kerja, mempercepat layanan pelanggan atau mengurangi biaya.
Munculkan keunggulan Anda
Mengapa Anda berpikir pantas mendapat pekerjaan tersebut? Anda bisa menulis ringkasan -atau profil- dalam resume yang membuat Anda sangat cocok untuk pekerjaan itu. Ini bukan pekerjaan copy-paste atau tinggal mengisi baris.
Anda benar-benar harus berpikir tentang pekerjaan yang diinginkan dan persyaratannya. Setelah itu Anda meringkas kemampuan Anda dalam beberapa kalimat sederhana. Dengan demikian Anda menciptakan ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan secara detail tentang semua prestasi dan proyek besar atau kemampuan Anda. Hal ini akan memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk berpikir bahwa mereka pantas mempekerjakan Anda.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya