Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock
Dream - Orang yang tinggal di daerah tropis, seperti Indonesia, merasa tidak nyaman memakai body lotion. Padahal, body lotion sangat dibutuhkan untuk menutrisi kulit.
Kulit tetap membutuhkan pelembab untuk menutrisi kulit. Sebab, tidak semua kulit dapat mengeluarkan minyak alami yang cukup untuk menutrisi memberikan nutrisi.
Akhirnya, kulit menjadi kering, bersisik, bahkan gatal-gatal. Jika dibiarkan, kulit kering yang kronis dapat menyebabkan ruam-ruam merah.
Apalagi untuk wanita berhijab, kulit kering yang tergesek pakaian setiap hari bisa berdampak buruk pada kesehatan kulit.

“ Pakaian tertutup dan berlapis membuat keringat terperangkap di bawah pakaian sekaligus meningkatkan potensi gesekan dengan kulit, yang pada akhirnya dapat menyebabkan warna kulit lebih gelap, bau badan, serta kulit menjadi kering, gatal dan mudah iritasi,” jelas dokter spesialis kulit, Ika Anggraini, pada konferensi virtual Nivea Hijab, Sabtu 5 Februari 2022.
Selain kurangnya penggunaan lotion, Ika juga membagikan beberapa penyebab kulit kering.

“ Sinar UV dari matahari menjadi salah satu faktor penyebab kulit kering karena UV dapat memecah kolagen dan elastin di dermis,” tambah Ika.
Penggunaan AC, tambah Ika, dapat mengurangi kelembapan udara yang menyebabkan kulut kering.
Selain faktor sinar UV dan penggunaan AC. Kebiasaan mandi yang terlalu sering ternyata dapat membuat kulit kehilangan kelembapan.

“ Mandi terlalu sering dan terlalu lama dengan sabun PH alkali bisa membuat kulit kering,” tambah Ika.
Selain itu stress juga berdampak pada kulit loh. Saat stres tubuh memproduksi hormon kortisol yang menyebabkan kulit gatal.

Ika membagikan beberapa cara untuk merawat kulit para hijabers. Untuk kegiatan mandi sebaiknya dilakukan dua kali sehati dengan suhu suam-suam kuku.
Gunakan pakaian yang menyerap keringat, contohnya bahan katun. Sebaiknya hindari bahan wol dan baju yang ketat. Hindari juga suhu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Lalu gunakan sabun dengan kandungan melembabkan dan nol persen alkohol. Dan pelembab minimal dua kali sehari. Tak hanya bagian tubuh, ketiak pun butuh nutrisi dengan kandungan yang berbeda karena kulit ketiak lebih sensitif.
Sebaiknya pilih perawatan ketiak dengan menggunakan deodorant karena memang dikhususkan untuk kulit bagian tersebut. Dan pilih deodorant yang tidak iritatif dan mengandung vitamin C untuk mencerahkan.
Menjawab kebutuhan wanita berhijab, Nivea mempersembahkan rangkaian produk terbaru, Nivea Hijab Series yang terdiri dari Nivea Hijab Fresh Deodorant dan NIVEA Hijab Cooling Body Serum yang diformulasikan secara khusus oleh para skin expert.

“ Nivea percaya bahwa perawatan kulit tubuh dan ketiak merupakan salah satu perawatan tubuh yang paling mendasar dan sangat penting dalam meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan diri para hijaber. Karenanya NIVEA Hijab Series ini,” jelas Sabrina Diandra, Senior Brand Manager NIVEA Hijab.
Bertepatan dengan momen World Hijab Day tahun ini, Nivea ingin mengajak para hijaber untuk semangat menghadapi situasi pandemi yang cukup menantang untuk terus langkah kedepan. Juga yakin terus melangkah dengan saling menguatkan sehingga bersama-sama kita dapat menyinari dunia dengan kebaikan.
“ Agar dapat lebih percaya diri dalam melangkahkan kaki menyebar kebaikan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan self-care,” tambah Sabrina Diandra.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya