Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Foto Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Wanita bernama Brittany Pierre tengah menjadi sorotan publik. Sebabnya, ia bisa lepas dari jerat kemiskinan berkat menjual hasil karya fotografinya dalam bentuk non fungible token (NFT).
Dilansir dari CNBC, Senin 7 Februari 2022, Brittany mampu meraup untung hingga US$109 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar dari hasil penjualan NFT-nya tersebut.
Awalnya, Brittany sangat kesulitan ketika ingin membeli bahan makanan, tiket bus, hingga membayar sewa apartemennya. Kondisi itu sempat membuat wanita yang tinggal di Chicago ini cukup depresi.
Lalu, apada Maret 2021 ia mulai belajar tentang NFT. Seorang temannya yang adalah seniman, berhasil menjual karyanya lebih dari US$17 ribu sebagai NFT sehingga menginspirasi Brittany untuk melakukan hal yang sama.
Brittany mengungkapkan bahwa ia hanya belajar tentang NFT secara otodidak melalui YouTube dan Google. Sebulan kemudian, ia mulai menjual NFT pertamanya. Ternyata tak butuh waktu lama, setiap fotonya bisa terjual sampai ratusan dolar. Hasil ini ternayata lebih banyak dari saat dia menjual fotonya secara fisik.
Seiring dengan pendapatannya yang bertambah, kini Brittany tidak hanya mampu membayar tagihannya, tapi juga bisa berdonasi ke seniman lain yang membutuhkan bantuan.
Total, uang yang dihasilkannya dari menjual NFT sebanyak US$109 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar. Pada awal menjual NFT, dia banyak dibantu oleh para rekannya termasuk untuk membayar semacam biaya administrasi.

Pada saat itu, dirinya hanya memiliki US$10 atau sekitar Rp144 ribu di rekening bank, sementara fee untuk menjual NFT adalah sekitar USD US$250.
Karya fotografinya sendiri kebanyakan adalah street photography dan portait yang menampilkan para wanita kulit hitam. Alasannya, Brittany memang ingin menonjolkan wanita kulit hitam, karena jika seseorang mengetik wanita cantik di kolom pencarian Google, maka yang muncul hanyalah wanita kulit putih.
Pada saat ini, Brittany mengaku menjual karya NFT sebagai pekerjaan full time. Ia tidak bekerja lagi sebagai fotografer sewaan setiap hari. Brittany merasa kebutuhannya sudah tercukupi dengan cara ini.
Selain dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, Brittany juga sudah bisa membeli perangkat fotografi yang lebih baik berkat hasil penjualan NFT. Saat ini, ia sedang berusaha menabung untuk membeli tempat tinggal sendiri dan mobil Tesla idamannya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya