Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengguna Mobile Banking BCA Syariah Naik Sepanjang Semester I-2020
Dream - PT BCA Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp28 miliar pada semester I 2020. Pencapaian ini meningkat 8,7 persen dari semester I-2019 yang mencapai Rp25,76 miliar. Tren pemakaian internet banking BCA Syariah juga dilaporkan meningkat selama Pandemik Covid-19.
Direktur BCA Syariah, Pranata, melaporkan aset perusahaan pada Juni 2020 tumbuh 21,05 persen menjadi Rp8,5 triliun dibandingkan Juni 2019 yang berada di kisaran Rp7,04 triliun.
" Rata-rata pertumbuhan aset BCA Syariah selama 2010-2019 sebesar 28,97 persen, tumbuh di atas rata-rata tahunan bank umum syariah sebesar 17,97 persen," kata Pranata dalam Media Update: Pemaparan Kinerja BCA Syariah 1 - 2020, dikutip dari keterangan tertulis Senin 27 Juli 2020.
Pertumbuhan aset tersebut didukung oleh peningkatan penyaluran pembiayaan sepanjang Januari-Juni 2020. Pembiayaan pada periode ini tercatat Rp5,7 triliun atau naik 16,2 persen dari periode yang sama setahun lalu senilai Rp4,92 triliun.
Komposisi pembiayaan didominasi penyaluran pembiayaan untuk segmen komersial sebesar Rp4,3 triliun dengan komposisi sebesar 76,4 persen. Disusul pembiayaan UMKM sebesar Rp1,2 triliun atau 21,3 persen dari total pembiayaan.
" Di tengah kondisi yang penuh tantangan, kami tetap berkomitmen untuk menyalurkan pembiayaan dengan penuh kehati-hatian," kata Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih yang berharap langkah perusahaan ini bisa membantu mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.
Kualitas pembiayaan BCA Syariah juga tetap terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) Gross di angka 0,69 persen dan NPF Net di angka 0,21 persen
Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 7,46 persen menjadi Rp6 triliun per Juni 2020.
Pada masa pandemi ini, pengguna mobile banking BCA Syariah Mobile dilaporkan meningkat sebesar 46 persen menjadi sebanyak 36.700 ribu user. Setahun yang lalu, pengakses internet banking dari anak usaha BCA ini baru mencapai 25.100 user.
Sementara itu, pengguna internet banking Klik BCA Syariah meningkat 108 persen menjadi sebesar 5.800 user dibandingkan tahun lalu di kisaran 2.800 user.
Transaksi melalui e-channel mendominasi jumlah transaksi BCA Syariah selama kuartal kedua tahun 2020. Komposisi terbesar adalah transaksi melalui BCA Syariah mobile dan Klik BCA Syariah sebesar 52 persen disusul oleh transaksi ATM/EDC sebesar 45 persen dan sisanya melalui cabang sebesar 3 persen.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya