Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kepala KSP Moeldoko Saat Audiensi Dengan JETRO Indonesia (Foto: KSP)
Dream - Perusahaan asal Jepang menunjukan minat untuk mengembangkan ekspansi bisnisnya di luar negeri termasuk Indonesia. Tanda-tanda pemulihan ekonomi terlihat dari peningkatan penjualan di dalam negeri maupun kegiatan ekspor.
Namun perusahaan Jepang yang sudah beroperasi di Indonesia mengaku mengkhawatirkan isu peningkatan upah buruh yang berlaku di Tanah Air.
Terutama yang bergerak di bidang manufaktur. Mereka berharap Undang-Undang Cipta Kerja bisa memperbaiki situasi tersebut,” jelas Presiden Direktur JETRO Indonesia Keishi Suzuki.
Untuk diketahui JETRO atau singkatan dari Japan External Trade Organization adalah badan organisasi yang terkait dengan pemerintah Jepang, yang bekerja untuk mempromosikan hubungan perdagangan dan investasi antara Jepang dengan negara-negara lain di dunia.
Perwakilan JETRO Indonesia pada Senin, 15 Maret 2021 menggelar audiensi secara daring dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko di Situation Room Gedung Bina Graha, Jakarta.
Didampingi Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Arif Budi Hardono, Deputi III KSP Panutan S. Sulendrakusuma beserta para tenaga ahli Deputi III KSP, Moeldoko sempat menyinggung adanya stimulus bagi korporasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diberikan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“ Harapannya persoalan ekonomi segera bangkit sehingga daya beli masyarakat meningkat,” tutur Moeldoko dikutip dari keterangan tertulisnya.
Selain itu, Pemerintah belum lama ini juga mengeluarkan keringanan pajak untuk pembelian mobil dan rumah. Tidak hanya itu, Moeldoko juga menjelaskan kehadiran UU Cipta Kerja akan memberikan kemudahan bagi investor untuk datang ke Indonesia, sehingga bisa menjadi pengungkit ekonomi ke depan.
“ JETRO Indonesia sebagai strategic partner antara swasta dan Pemerintah perlu menjaga eksistensinya dan bekerja sama dengan baik, terutama dengan KSP,” imbuh Moeldoko.
Menanggapi kondisi ekonomi Indonesia saat ini, Keishi Suzuki menyampaikan perusahaan-perusahaan asal Jepang yang berbasis di Indonesia berencana untuk melakukan ekspansi dalam satu hingga dua tahun ke depan.
Salah satu alasannya adalah keuntungan perusahaan-perusahaan tersebut bakal melesat pada tahun 2021 setelah pada 2020 anjlok terdampak pandemi Covid-19. Data ini tertuang dalam hasil survei JETRO terhadap lebih dari 1.000 perusahaan Jepang di Indonesia.
Namun Keishi mengingatkan salah satu masalah yang jadi sorotan perusahaan asal Jepang di Indonesia adalah upah buruh.
" Terutama yang bergerak di bidang manufaktur. Mereka berharap Undang-Undang Cipta Kerja bisa memperbaiki situasi tersebut,” jelas Keishi.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan