Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala KSP Moeldoko Berjanji Mencarikan Solusi Untuk Drg Romi (Foto: Setkab)
Dream - Romi Syofpa Ismail, seorang dokter gigi di Solok Selatan, Sumatera Barat, mengadukan nasibnya ke Kepala Staf Kepresiden, Moeldoko. Ibua dua anak itu dibatalkan menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) padahal mendapat nilai tertinggi.
Mengutip laman Setkab.go.id, Jumat, 2 Agustus 2019, Drg Romi telah menjalani masa pengabdian sebagai dokter PTT Kementerian Kesehatan sejak 2015 di Puskemas Talunan.
Di tahun 2016, Drg Romi yang baru melahirkan anak kedua mengalami kelemahan saraf kaki yang membuatnya harus menggunakan kursi roda. Di tengah kondisinya tersebut, dia masih bisa menyelesaikan kontrak PTT pada 2017.
“ Bahkan, setelah selesai PTT, saya diusulkan Dinkes untuk tetap bekerja menggunakan kursi roda dengan status, tenaga harian lepas atau kontrak daerah, sampai sekarang,” terang Romi.
Merasa kondisi fisiknya dianggap tak bermasalah, Drg Romi mendaftarkan diri pada penerimaan CPNS 2018 lalu. Saat itu, dia melamar melalui jalur umum.
Drg Rimi berhasil mengikuti seluruh seleksi administrasi, kompetensi dasar dan bidang dalam proses penerimaan CPNS tersebut. Bahkan dia dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi.
Seperti para pelamar lain, Drg Romi juga dinyatakan lulus tes kesehatan jasmani, rohani, dan Narkoba di RSUD Muara Laboh. Hanya tim dokter menemukan ada kelemahan pada tungkai kaki.
“ Saya dinyatakan sehat dengan catatan kelemahan pada kaki. Dari dokter okupasi dan rehabilitasi medik, saya layak bertugas sebagai seorang dokter gigi,” jelas Romi.
Kabar buruk datang dari panitia seleksi CPNS di Kabupaten Solok Selatan. Kelulusan Drg Romi dinyatakan dibatalkan meski semua berkas sudah lengkap.
Kasus Drg Romi diketahui Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang mendampingi kasus ini sejak awal. Lembaga ini melihat ada tindak ketidakadilan.
“ Kami ingin, agar haknya kembali pulih dan bisa bekerja kembali sebagai PNS di Kabupaten Solok Selatan,” ucap Drg. Ahmad Syaukani dari PDGI pusat.
Mendengar permasalahan yang dihadapi Drg Romi, Kepala Staf Kepresiden Moeldoko berjanji akan memberikan solusi untuk wanita tersebut.
“ Kita mencoba mencari alternatif solusi, nggak ada yang nggak bisa diselesaikan. Pasti ada solusi. Yang pertama dari sisi regulasi dan yang kedua dari sisi kepatutan,” kata Moeldoko ketika menerima drg. Romi, di Bina Graha, Jakarta, Kamis (1/8) siang.
Ia menegaskan, kasus yang menimpa Drg. Romi di Solok Selatan ini bukanlah pandangan pemerintah secara luas. Ini adalah kasus yang lebih personal. Pandangan pemerintah, soal kaum difabel juga jelas dan tidak membeda-bedakan.
“ Kita di KSP sangat aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel. Ini bukan retorika, tetapi betul-betul kita perjuangkan. Hampir setiap kegiatan difabel kami datang, presiden juga datang,” ungkap Moeldoko.
Secara pribadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Romi patut bersyukur karena ada banyak empati dan rasa peduli yang ditujukan kepadanya dalam menghadapi permasalahan ini.
“ Secara pribadi enggak bisa menerima, tetapi secara sosial mendapatkan tempat. Semuanya simpati dan empati, ini adalah anugerah. Itu perlu disyukuri,” ucap Moeldoko.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya