Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Semenanjung Ini Mendadak Berubah Menjadi Terowongan. (Foto: Liputan6.com)
Dream – Malaysia punya obsesi membuat jalur transportasi yang tersambung hingga Indonesia. Caranya dengan membangun terowongan bawah laut antara Bagan Datuk dengan Pulau Sumatera dengan nilai proyek diprediksi mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp275 triliun.
“ Gagasannya sudah diketahui, namun masih terlalu awal untuk dikatakan karena perlu mendapat persetujuan pemerintah Malaysia dan Indonesia, pemerintah negara bagian, laporan penilaian dampak lingkungan (EIA) selain wajib memenuhi peraturan internasional,” kata Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Ahmad Zahid Hamidi, dalam Transformasi Nasional 2050 di Malaysia Agro Exposition Park Serdang (MAEPS), dikutip dari Liputan6.com, Rabu 21 Maret 2018,
Datuk Zahid mengatakan daerah Bagan Datuk dipilih karena terowongan tersebut akan disambungkan dengan Tol Pesisir Pantai Barat jelang 2020.
“ Kajian fisik sudah mendapat kelulusan dasar, tetapi masih memerlukan penilaian EIA manakala investor yang berminat perlu mendapatkan izin Pemerintah Malaysia dan Indonesia,” kata dia.
Saat dikonfirmasi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang P. S. Brodjonegoro, belum mengetahui rencana ini. “ Wah, belum tahu saya. Saya juga baru dengar tuh terowongan bawah laut. Jadi, belum bisa kasih info apa-apa dulu untuk sekarang ini,” kata Bambang.
(Beq)
(Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya