Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berapa Gaji Yang Diterima Seorang CPNS 2018?
Dream – Pemerintah akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan pendaftaran rencananya akan mulai dibuka pada 19 September 2018.
Penerimaan CPNS 2018 akan memberi kesempatan masyarakat mengisi 238.015 formasi CPNS untuk pemerintah pusat dan daerah.
Rinciannya, 51.271 formasi untuk 76 kementerian/lembaga di pemerintah pusat dan 186.744 untuk 525 instansi daerah.
Berbicara tentang CPNS, tentu yang menjadi pertimbangan adalah masalah gaji. Berapa gaji yang diterima oleh CPNS ini?
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, mengatakan nominal gaji CPNS 2018 diperkirakan masih sama seperti CPNS tahun sebelumnya.
“ Kalau orang per orang mungkin sama. Katakanlah, S1 golongan 3A, sekarang gaji pokoknya Rp 2,4 juta. 80 persen dari itu Rp1,9 sampai Rp2 juta,” kata Ridwan di Jakarta, ditulis Jumat 7 September 2018.
Dia mengatakan CPNS tak hanya mendapatkan gaji pokok, tetapi juga tunjangan kinerja untuk calon abdi negara.
“ Paling tidak sekitar Rp4 juta—Rp5 juta untuk di pusat. Belum lagi di daerah. Itu yang harus dihitung. Berapa hitungan pastinya. Itu ada di Kemeterian Keuangan dan Kementerian PANRB,” kata dia.
Dream – Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang akan memulai masa pendaftaran pada 19 September 2018.
Dikutip dari laman Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jumat 7 September 2018, total formasi yang diperebutkan sebanyak 238.015 formasi. Rinciannya, 51.271 formasi untuk 76 kementerian/lembaga di pemerintah pusat dan 186.744 untuk 525 instansi daerah.
“ Sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi,” kata Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, di Jakarta.
Bima mengatakan proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Asissted Test (CAT), baik untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Dia berkata laman sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah kementerian, lembaga, dan daerah memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran.
Proses ini akan makan waktu sampai 18 September 2018. Bima meminta instansi pemerintah tidak menyusahkan pelamar dan memberikan persyaratan yang wajar.
“ Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing,” kata dia.
Bima memprediksi jumlah peserta seleksi akan mencapai 5 juta—6 juta orang. Total pelamarnya akan melampaui total peserta.
Berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar. Mengenai kendala ini, Bima berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap.
Selanjutnya untuk kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah.
“ Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya