Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pelamar Yang Mengikuti Tes CPNS.
Dream – Sahabat Dream, tahapan ke dua seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah seleksi kompetensi dasar (SKD). Pelamar CPNS yang mengikuti tes kompetensi dasar (TKD), harus bisa melampaui passing grade (PG) yang telah ditetapkan.
Dikutip dari laman menpan.go.id, Jumat 15 September 2017, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PANRB) menetapkan nilai ambang batas SKD tahun 2017. PG tes tahun ini sebesar 143 untuk tes karakteristik pribadi (TKP), 80 untuk tes intelegensia umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
Yang menjadi catatan, seorang peserta harus lolos PG ketiga tes ini. Jika ada salah satu tes yang PG-nya tidak terlampaui, peserta yang bersangkutan tidak akan lolos. Tapi, jika hasil tes hanya sebesar 298 namun semua PG tiga itu terlampaui, peserta bisa lolos tes SKD.
Lalu, pelamar harus bagaimana?
Staf lembaga bimbingan belajar (bimbel) Newtonsix, Wahyudin, berbagi tips agar pelamar CPNS bisa melewati nilai ambang batas SKD. Yang pertama, pelamar harus mempelajhari aturan penilaian (scoring) dalam ujian. Misalnya, TKD memiliki 100 soal dan setiap soal memiliki nilai maksimal 5.
“ Cari tahu info sedetail-detailnya megnenai sistem tes CPNS, baik melalui bimbel atau teman-teman yang sudah pernah tes tersebut untuk mengetahui gambaran dari ujian yang akan dilakukan,” kata Wahyudin ketika dihubungi Dream, Jumat 15 September 2017.
© Dream
Wahyudin juga menyarankan pelamar untuk mengumpulkan atau membeli buku-buku soal tes CPNS. Dia juga meminta pelamar untuk memperbanyak latihan mengerjakan soal.
Cara selanjutnya, peserta harus bisa melatih otak untuk berpikir lebih cepat dalam menjawab soal TKD, yaitu mengerjakan latihan soal dengan waktu yang diberikan untuk mengerjakan tes—biasanya 90 menit. Tujuannya agar pelamar bisa melewati nilai PG yang telah diberikan.
“ Buat target sendiri. Semakin besar target nilainya, semakin besar peluang untuk masuk,” kata dia.
Untuk tes lainnya, misalnya tes wawasan kebangsaan (TWK), Wahyudin meminta pelamar untuk membuat rangkuman catatan dan materi tes, misalnya sejarah Pancasila, Pancasila sebagai ideologi, dan hal-hal yang berkaitan dengan Undang-Undang Dasar 1945.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya