Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
Bank Indonesia Mendorong Jawa Barat Sebagai Poros Ekonomi Syariah.
Dream – Bank Indonesia (BI) mendorong Jawa Barat menjadi poros ekonomi syariah. Bank sentral di Tanah Air itu menilai daerah ini memiliki potensi yang besar untuk ekonomi syariah.
Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, mengatakan penduduk Muslim di Jawa Barat (Jabar) termasuk yang paling besar di Indonesia. Belum lagi ditambah dengan jumlah lembaga pendidikan Islam di daerah itu.
“ Sangat besar potensinya jika kita optimalkan Jawa Barat sebagai poros pemberdayaan ekonomi syariah. Karena Jawa Barat sangat menunjang pertumbuhan ekonomi syariah,” kata Rosmaya dalam acara Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) 2017 di Pusat Dakwah Islam Jawa Barat, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 14 September 2017.
Menurut Rosmaya, Jabar juga memiliki pesantren terbanyak di Indonesia. Menurut data Kementerian Agama pada 2016, dari 28.961 pesantren di Indonesia, 32 persen di antaranya ada di Jabar.
Hasil penelitian BI bersama Center for Islamic Economic Studies (CIES) terhadap 51 pesantren di Jabar yang memiliki jumlah santri di atas 500 orang menunjukkan bahwa pesantren di tanah pasundan ini memiliki potensi yang dapat dijadikan sebagai lembaga ekonomi alternatif dalam pemberdayaan masyarakat pesantren berbasis ekonomi syariah.
" Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi sarana awal bagi para stakeholders ekonomi syariah untuk kemudian dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pondok pesantren dalam mengembangkan ekonomi syariah,” kata dia.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Wiwiek Sisto Widayat, menambahkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Melalui edukasi dan sosialisasi produk-produk keuangan syariah bagi masyarakat yang diadakan dalam FESYAR 2017.(Sah)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi