Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gojek, Startup Yang Dirintis Oleh Nadiem Makarim.
Dream – Ada kabar membanggakan bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan startup aplikasi transportasi, Gojek, masuk dalam daftar perusahaan pengubah dunia.
Dilansir Fortune, Kamis, 14 September 2017, Gojek berada pada urutan ke-17 dari 56 perusahaan yang membuat perubahan dunia. Bahkan, perusahaan ini mengalahkan Unilever dan Microsoft yang tercatat menduduki peringkat ke-21 dan ke-25.
“ Kami fokus pada perusahaan yang sukses dengan niat baik menyelesaikan berbagai permasalahan sosial,” kata Features Editor Fortune dalam video resmi Change The World.
CEO Gojek, Nadiem Makarim, menyambut baik penghargaan ini. Nadiem berterima kasih kepada mitra pengemudi, masyarakat, dan mitra bisnis yang membantu berkembangnya Gojek.
Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang telah mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
“ Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berkomitmen memberikan kontribusi positif terhadap visi pemerintah agar Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020, seperti yang diutarakan oleh Presiden Joko Widodo,” kata Nadiem melalui laman resmi www.gojek.com.
Sekadar informasi, Fortune menyusun daftar “ Change The World” sebagai penghargaan bagi perusahaan-perusahaan yang memberikan dampak sosial positif melalui bisnis utamanya. Media ekonomi dan bisnis ini memprioritaskan perusahaan yang memiliki pendapatan di atas US$1 miliar (Rp13,24 triliun).
Ada tiga kriteria penilaian yang digunakan media ini dalam menyusun daftar tersebut. Ketiga kriteria tersebut yaitu dampak sosial bisnis, nilai bisnis perusahaan, dan tingkat inovasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya