Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Membayar Di Kasir. (Foto: Shutterstock)
Dream - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N. Mandey, menilai pemberlakuan larangan double swipe atau gesek dua kali menggunakan kartu kredit justru menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Roy mengungkapkan selang 2-3 hari setelah kemunculan larangan itu, banyak masyarakat yang membatalkan transaksi.
Para pembeli juga mempertanyakan kebijakan kasir yang melakukan penggesekan kartu pembayaran di mesin EDC secara berulang apakah termasuk double swipe atau tidak.
" Kalau yang itu, beda. Jaringannya tidak dapat. Itu tidak ada kaitan dengan double swipe," kata Roy di Jakarta, Rabu, 13 September 2017.
Melihat dampak yang terjadi, Roy meminta agar otoritas terkait tidak memberlakukan kebijakan larangan secara mendadak. Dia berharap ada sosialisasi terlebih dulu kepada para pelaku usaha dan masyarakat agar informasi yang disampaikan dapat ditangkap dengan jelas.
" Kami meminta pejabat publik memperbaiki komunikasi publik. Hati-hati. Bisa multitafsir dalam mengeluarkan statement," kata dia.
Roy menjamin keamanan transaksi ritel di bawah pengawasan Aprindo. Dari 90 ribu ritel di Indonesia, ada 35 ribu ritel yang berada di bawah naungan Aprindo.
Tetapi, Roy tidak memberikan jaminan terkait keamanan transaksi pada ritel di luar Aprindo.
" Kamu mengharapkan ke depan regulator memperbaiki cara komunikasi publik yang sehat dan mematikan, bukan men-judge," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya